HANKAM

Koops Habema Kuasai Dua Markas OPM di Yahukimo Papua Pegunungan

Barang bukti sitaan
Barang bukti sitaan dari hasil operasi Koops Habema di Distrik Dekai Yahukimo. TNI merebut dua markas OPM. (Foto: Dok. Koops Habema)

Jakarta, IDM – TNI melalui Satuan Tugas Komando Operasi (Koops) Habema berhasil menguasai markas utama Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap XVI Yahukimo dalam patroli keamanan di kawasan Jalan Gunung, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (22/1).

Patroli keamanan itu dimulai sejak Rabu (21/1) petang, untuk menindaklanjuti ancaman OPM yang sudah menembak pesawat, kendaraan aparat, dan sipil serta membakar sekolah.

Baca Juga: Persiapan TNI AD Hadapi Tantangan Perang Elektronika

Dalam patroli, satgas melakukan infiltrasi ke dua markas, yakni Sisibia dan Yalenang.

Pada Kamis dini hari, pasukan terlibat kontak tembak dengan kelompok OPM yang sedang berpatroli. Dari hasil kontak disebutkan beberapa anggota OPM dari Kodap XVI/Yahukimo tewas, salah satunya merupakan tokoh penting Kodap tersebut.

Panglima Koops Habema Mayjen Lucky Avianto lewat keterangan tertulisnya mengatakan, beberapa pucuk senjata api berhasil diamankan dari operasi tersebut.

Selain itu, satgas juga menemukan munisi, puluhan selongsong, alat komunikasi, perangkat navigasi, telepon genggam, senjata tajam, perlengkapan panah, bendera Bintang Kejora, dan dokumen TPNPB Kodap XVI/Yahukimo. Selanjutnya, satgas berhasil menguasai Markas Sisibia dan Yalenang.

Baca Juga: Rotasi di Tubuh Kodaeral III, 5 Kolonel Tempati Jabatan Strategis

“Keberhasilan merebut dua markas OPM Kodap XVI/Yahukimo ini menunjukkan kesiapsiagaan dan profesionalisme prajurit TNI di medan operasi. Penguasaan Jalan Gunung menjadi langkah strategis untuk memutus ruang gerak dan jalur Logistik OPM serta menjamin keamanan masyarakat di wilayah Yahukimo,” ujar Lucky.

Lucky berharap operasi tersebut mampu melemahkan kekuatan OPM dan meningkatkan rasa aman di wilayah Yahukimo. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.