HANKAM

Kontak Senjata, Satgas Satgas Yonif 300/Bjw Gagalkan Pembakaran Puskesmas Omukia

Satgas Yonif 300 Siliwangi
Satgas Yonif 300 Siliwangi dan Apkam Ilaga mengamankan barang bukti. (Foto: Kodam Siliwangi)

Jakarta, IDM - Terlibat kontak senjata Satgas Yonif 300/Bjw bersama Polri berhasil menggagalkan rencana pembakaran Puskesmas Omukia di Ilaga, Kabupaten Puncak.

Baca Juga: Masih Dalam Tahap Negosiasi, KSAD Ungkap Kondisi Pilot Susi Air Sehat

Dilansir keterangan dari Kodam Siliwangi, Senin, (5/2) usai kontak senjata, satgas Yonif 300 Siliwangi dan Apkam Ilaga mengamankan barang bukti berupa 1 buah bendera KKB, 2 pucuk senjata rakitan, 1 pucuk senjata moser, 1 buah Handphone Android yang berisi dokumentasi kegiatan KKB dan amunisi kaliber 5,56 mm sebanyak 17 butir. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.