Komandan Wingdik 700/Hanud Menutup Kursus Bintara Military Civil Coordination 2023

Jakarta, IDM - Komandan Wingdik (Danwingdik) 700/Hanud Kolonel Pnb Lilik Eko Susanto menutup kursus bintara MCC (Military Civil Coordination) XXVI TA 2023 di Ruang Kelas Rajawali Wingdik 700/Hanud, Surabaya, Rabu (31/5).
Dalam sambutannya, Lilik menyampaikan apresiasi kepada para peserta yang telah berhasil mengikuti kursus ini dengan baik.
Baca Juga: Nama 6 Prajurit yang Bergabung dengan KKB Papua
Dilansir dari laman TNI AU, pada dasarnya, kursus MCC digelar sebagai upaya pengembangan kualitas dan kapabilitas sumber daya perwira Korps Elektronika TNI Angkatan Udara (TNI AU) agar menjadi perwira yang berjiwa ksatria, militan, loyal serta profesional melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Para perwira TNI AU sejatinya harus memiliki wawasan dan ilmu pengetahuan yang baik agar dapat mengikuti setiap perkembangan teknologi kedirgantaraan yang begitu masif saat ini. Adapun tujuan lainnya dari kursus ini adalah sarana pembekalan bekal bagi para perwira sebagai bagian dari operator pada satuan MCC.
“Kembangkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang sudah didapat dari para instruktur agar mampu mengikuti perkembangan teknologi yang sudah berkembang pesat saat ini,” ungkap Danwingdik 700/Hanud dikutip dari laman TNI AU, Jumat (2/5).
Baca Juga: TNI AL Evakuasi Jenazah Tak Dikenal, Ditemukan Mengapung di Perairan Baluran
Upacara penutupan Kursus MCC XXVI TA 2023 ditandai dengan penanggalan tanda siswa, penyematan brevet, dan pemberian ijazah secara simbolis kepada Sertu Fandi Ahmad yang merupakan siswa terbaik dalam kursus MCC tahun ini. Sertu Fandi Ahmad merupakan personel TNI AU yang berasal dari Satuan Radar (Satrad) 243 Timika.
Kursus Kursus MCC XXVI TA 2023 diikuti oleh sebanyak 10 peserta dari berbagai satuan TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan digelar selama tiga bulan atau setara dengan 531 jam pelajaran. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































