Komandan Satuan Harus Miliki Integritas

Banda Aceh (IDM) – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman bertemu dengan para Komandan Satuan (Dansat) di jajaran Kodam Iskandar Muda (IM) di Banda Aceh, Jumat (11/3). Kedatangan Dudung dalam rangka untuk mengecek sejauh mana kebijakan-kebijakan TNI Angkatan Darat sudah terealisasi hingga ke jajaran paling bawah, salah satunya terkait dengan kesejahteraan anak buah.
Di hadapan para Dansat, Dudung menghimbau para Dansat n untuk terus berkarya, melatih dan menguatkan karakter sebagai seorang pemimpin yang mempunyai integritas.
“Kalau untuk anak buahmu jangan mikir, jangan memperkaya diri. Perhatikan kesejahteraan prajuritmu, karena pemimpin yang hebat itu pemimpin yang dicintai anak buah dan yang lebih hebat lagi jika pemimpin bisa mencintai anak buah, kalau kamu (para Dansat) ingin berhasil, maka harus punya imajinasi, inovasi, visi dan misi serta harus punya cita-cita dan harapan,” tegas Dudung.

Dudung menyampaikan bahwa dirinya sangat peduli dan akan semaksimal mungkin memenuhi kebutuhan prajurit, mulai dari pembagian perlengkapan perorangan, pembangunan sarana dan prasarana di masing-masing satuan jajaran TNI AD, hingga akan merealisasikan pengadaan susu ‘serdadu’ untuk memenuhi kebutuhan tambahan gizi prajurit dan keluarganya termasuk untuk anak-anak prajurit.
Di akhir pengarahannya, mantan Pangkostrad ini kembali mengingatkan agar para Dansat membantu kesulitan masyarakat yang ada di sekelilingnya, sehingga keberadaan TNI AD dirasakan oleh masyarakat. (nhn)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































