Kolonel Mohamad Goffar Resmi Jabat Komandan Kontingen Garuda UNIFIL

Jakarta, IDM - Head of Mission and Force Commander of the United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) Major General Aroldo Lázaro Sáenz memimpin serah terima jabatan Komandan Kontingen Garuda UNIFIL dari pejabat lama Kolonel Inf Syafruddin kepada pejabat baru Kolonel Inf Mohamad Goffar berlangsung dalam Upacara Transfer Of Authority (TOA) yang dilaksanakan di Rubhall Unifil HQ, Naqoura, Lebanon Selatan. Selasa, (5/3).
Baca Juga: Rekam Jejak Laksdya TNI Denih Hendrata, Pangkoarmada RI yang Baru
Dalam sambutannya Syafruddin menyampaikan apresiasi tertinggi dari kontingen Indonesia atas kontribusi dan kepemimpinan profesional dari Kepala Misi Unifil Major General Aroldo Lázaro Sáenz.
Syafruddin melanjutkan, Kontingen Garuda pengganti diharapkan bisa melaksanakan misi yang lebih baik lagi dibawah bendera PBB.
Baca Juga: Latma Pasukan Elite, Satbravo 90 dan US SFOD-A 1122 Gelar JCET Arrow Balance Iron 2024
Apresiasi tertinggi disampaikan Komandan Kontingen Garuda XXIII-Q/Unifil Kolonel Inf Syafruddin kepada Kontingen Garuda XXIII-Q/Unifil yang telah mendukung tugas pokok misi Unifil selama 12 bulan ini.
Dengan kinerja yang tinggi dan kewaspadaan yang tinggi pula tugas ini dapat diselesaikan dengan baik. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































