TNI AU dan PIA Ardhya Garini Gelar Serbuan Vaksinasi

Jakarta, IDM - TNI AU bekerja sama dengan PIA Ardhya Garini Pusat dan Pemkot Jakarta Timur menggelar serbuan vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat. Vaksinasi dosis kedua yang digelar mulai 7 sampai 8 September 2021 di Gedung Graha Garda Dirgantara, Jakarta Timur, selasa (07/09/21).
Digelarnya Vaksinasi sebagai tindak lanjut dari program pemerintah dalam rangka percepatan Herd Immunity, sekaligus direktif Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P dan KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P.
Keikutsertaan PIA Ardhya Garini dalam pemberian vaksinasi kepada anak usia 12 tahun ke atas tersebut, dalam rangka peringatan HUT ke-65 PIA Ardhya Garini yang akan jatuh pada tanggal 25 November 2021 mendatang.

Ketua Umum Pia Ardhya Garini Inong Fadjar Prasetyo didampingi Pengurus Pusat PIA Ardhya Garini dan Pengurus Pusat Yasarini turut meninjau langsung kegiatan serbuan vaksinasi tersebut. Kegiatan vaksinasi ini akan berlangsung selama dua hari, dengan target sebanyak 1.000 dosis vaksin kepada warga masyarakat yang berdomisili di daerah Lubang Buaya dan Pondok Gede. (man)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































