HANKAM

Kolaborasi TNI AU dan BGN di Program Makan Bergizi Gratis: Distribusikan 11.469 Paket Makanan ke 53 Sekolah

Dapur SPPG.
Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang berlokasi di salah satu Pangkalan TNI Angkatan Udara untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Jakarta, IDM – Pada pelaksanaan hari pertama program Makan Bergizi Gratis (MBG), TNI Angkatan Udara (TNI AU) yang berkolaborasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) berhasil mendistribusikan sebanyak 11.469 paket makanan ke 53 sekolah yang tersebar di empat Pangkalan TNI AU (lanud), Senin (6/1).

Melansir keterangan TNI AU, Selasa (7/1) disebutkan, keempat lanud tersebut meliputi Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta; Lanud Abdulrachman Saleh, Malang; Lanud Adi Soemarmo, Surakarta; dan Lanud Husein Sastranegara, Bandung.

Baca Juga: TNI AL Dukung Makan Bergizi Gratis, Tiap Dapur Akan Siapkan 3000 Porsi

“Dari total paket yang didistribusikan, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lanud Halim Perdanakusuma menyuplai 1.500 porsi untuk 4 sekolah; SPPG Lanud Abdulrachman Saleh mengirimkan 3.459 porsi ke 27 sekolah; SPPG Lanud Adi Soemarmo mendistribusikan 3.010 porsi ke 15 sekolah; dan SPPG Lanud Husein Sastranegara menyuplai 3.500 porsi untuk 7 sekolah,” jelas TNI AU dalam keterangan foto di Instagram @militer.udara.

Keseluruhan proses distribusi makanan tersebut diawasi dengan ketat agar makanan yang sampai di tangan para siswa masih dalam kondisi baik dan sesuai dengan standar kebersihan serta gizi yang telah ditetapkan.

Jemi Trisonjaya.
Inspektur Jenderal TNI Angkatan Udara Marsda TNI Jemi Trisonjaya saat meninjau dapur yang memproduksi makanan untuk program Makan Bergizi Gratis. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Inspektur Jenderal TNI Angkatan Udara (Irjenau), Marsda TNI Jemi Trisonjaya menjelaskan, untuk pelaksanaan hari pertama, TNI AU memang telah menyiapkan empat lanud untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis.

Baca Juga: Pekan Depan, TNI AL Mulai Gelar Makan Bergizi Gratis di 10 Titik

Di pertengahan Januari 2025, lanjut Irjenau, jumlah lanud yang terlibat akan bertambah dan menjadi tujuh lanud. Namun, secara umum, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono telah memberi instruksi kepada seluruh Pangkalan TNI AU untuk mendukung serta menyukseskan program pemerintah ini.

Keterlibatan TNI AU merupakan upaya untuk mendukung program pemerintah dalam memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan, melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.