HANKAM

Pekan Depan, TNI AL Mulai Gelar Makan Bergizi Gratis di 10 Titik

KSAL.
KSAL Laksamana Muhammad Ali saat menghadiri uji coba makan bergizi gratis di Pasmar 1, Jakarta, Jumat (20/12) lalu. (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM – TNI AL akan menggelar makan bergizi gratis untuk anak-anak di 10 titik wilayah Indonesia. Rencana kegiatan tersebut baru dimulai pada pekan depan, yakni Senin (13/1).

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama I.M Wira Hady, menjelaskan pelaksanaan makan bergizi gratis di 10 titik tersebut ditetapkan berdasarkan hasil rapat oleh Dinas Potensi Maritim TNI AL (Dispotmaral), pada Senin (6/1) kemarin.

"Akan dilaksanakan (kegiatan) makan bergizi gratis di 10 titik di masing-masing Satuan Komando Wilayah (Satkowil) dan Satuan Non-komando Wilayah (Satnonkowil)" ungkap Wira saat dihubungi Indonesia Defense Magazine, Jakarta, Selasa (7/1).

Baca Juga: TNI Didik 2.000 Personel di Akmil dan Pussenif untuk Sarjana Penggerak Pembangunan

Adapun 10 titik untuk program makan bergizi gratis diselenggarakan oleh Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VI , Makassar, Sulawesi Selatan; Lanal Malang, Jawa Timur; Lanal Biak, Papua; Sekolah Staf Komando Angkatan Laut (Seskoal)

Kemudian, Komando Pendidikan Marinir (Kodikmar); Brigif 1 Marinir; Brigif 2 Marinir; Brigif 4 Marinir; Resimen Bantu Tempur (Menbapur) 2 Marinir; dan Batalyon Infanteri (Yonif) 8 Marinir.

Wira menyebutkan ke depannya titik pelaksanaan makan bergizi gratis diharapkan terus berkembang, sesuai target yang diungkapkan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, yaitu sebanyak 96 titik.

Baca Juga: Kowal Ciptakan Inovasi “Antasena”, Sistem Pengawasan Maritim Berbasis AI

"Harapannya, tentunya bisa berkembang sesuai target yang disampaikan sebanyak 96. Tentunya tidak bisa secara langsung, tapi dilakukan secara bertahap," ujarnya.

Sebelumnya, Ali mengatakan pada pelaksanaan perdana makan bergizi gratis, TNI AL menyiapkan 10 titik di wilayah Indonesia. Namun, dalam perkembangannya dia berharap TNI AL mampu memperluas cakupan hingga 18 titik.

"Untuk mendukung makan siang bergizi, itu yang sudah siap ini 10 titik, tapi kita targetnya 18 titik bahkan kalau nanti didukung anggaran yang cukup, kita bisa sampai dengan 96 titik," kata Ali, di Jakarta, Jumat (3/1) lalu.

Baca Juga: Bertemu Menhan Jepang, Pangkostrad Ingin Kembangkan Kerja Sama Pertahanan

Ali menyoroti ketersediaan anggaran agar dapat memaksimalkan seluruh markas TNI AL di Indonesia untuk membangun dapur umum makan bergizi gratis.

"Markas-markas yang ada dari Sabang sampai Merauke sebenarnya bisa digunakan apabila anggarannya cukup untuk membangun dapur. Tapi tempat sudah kita siapkan. Tapi untuk dapur lapangan kita juga bisa menyiapkan secara mobile yang dimiliki oleh Batalyon Bekpal-nya Marinir," jelasnya.

Program makan bergizi gratis yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto, resmi dimulai pada Senin (6/1) kemarin dengan rencana penyebaran ke 190 titik di 26 provinsi. Makan bergizi gratis ini akan dilakukan setiap hari dan menyasar semua jenjang pendidikan, mulai dari TK/PAUD, SD, SMP, hingga SMA. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.