Kodam XI/Udayana Rekrut 500 Putra Bali dan Nusra Jadi Komcad Matra Darat

Jakarta, IDM - Kodam XI/ Udayana baru saja menggelar sidang panitia penentu akhir (Pantukhir) kepada 750 pemuda dari Bali, NTB dan NTT untuk menjadi Komponen Cadangan (Komcad) matra darat tahun angkatan 2023.
Dilansir keterangan resmi Dispenad, Senin, (8/5) Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Sachono mengatakan nantinya dari 750 ini akan terpilih 500 orang yang dipersiapkan untuk Komcad.
Baca Juga: Kerahkan Casa-212, TNI AU Dukung Operasi TMC di Provinsi Jambi dan Sumsel
"750 oang ini sebelumnya telah lolos uji kompetensi dengan mengikuti sejumlah persyaratan tes yang meliputi administrasi, kesehatan, jasmani dan psikologi dan ini sidang Pantukhir terakhir," kata Sachono.
Ia pun memastikan timnya bekerja dengan optimal dengan mempertimbangkan hasil seleksi sehingga dapat diambil keputusan yang adil, jujur, obyektif, transparan.
"500 calon terbaik yang terpilih nanti harus berorientasi pada kepentingan bela negara. Kami akan berupaya memperoleh sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu untuk melaksanakan tugasnya sebagai Komponen Cadangan Matra Darat," jelas Sachono.
Baca Juga: Gelar Kejurnas Menembak 2023, KSAU Dorong Prestasi Petembak Nasional
Seleksi Komcad ini hampir serupa dengan seleksi penerimaan calon Prajurit TNI AD, dengan harapan mendapatkan personel Komponen Cadangan yang berkualitas dan berkarakter.
Dalam sidang penentuan akhir penerimaan Komponen Cadangan Matra Darat TA. 2023 di Kodam IX/Udayana yang dipimpin Kasdam IX/Udayana tersebut dihadiri baik oleh panitia seleksi pusat maupun daerah. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































