HANKAM

Koarmada III Akan Gelar Latihan SAR di Wilayah Perairan Papua

Pangkoarmada III Laksamana Muda Hersan
Pangkoarmada III Laksamana Muda Hersan memimpin briefing awal latihan kesiapsiagaan operasional 2024 di Sorong, Selasa (7/5). (Foto: Dok. Dispen Koarmada III)

Jakarta, IDM – Koarmada III akan menggelar latihan kesiapsiagaan operasional 2024 di wilayah perairan Papua. Menjelang latihan tersebut, Pangkoarmada III Laksamana Muda Hersan menyampaikan briefing awal kepada seluruh prajurit di Sorong, Papua Barat Daya, Senin (6/5).

Sebagai salah satu unsur pelaksana Koarmada RI, Hersan menekankan Koarmada III perlu melaksanakan latihan kesiapsiagaan operasional, terlebih wilayah perairan bagian timur dinilai sangat rentan terjadi kecelakaan di laut.

"LKO penting dilaksanakan untuk melatih kekuatan dan mencapai kesiapsiagaan tinggi dalam menghadapi kontingensi yang paling mungkin terjadi di wilayah Koarmada III," ujar Hersan, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada III, Selasa (7/5).

Baca Juga: KSAD: Jika Prajurit Jago Bahasa Asing Kemungkinan Akan Disekolahkan ke Luar Negeri

"Wilayah perairan Indonesia (di bagian timur) sangat rentan terhadap terjadinya kecelakaan di laut yang dapat terjadi tanpa diduga sehingga diperlukan kesiapan dalam menanganinya," sambungnya.

Ia berharap seluruh prajurit berlatih dengan serius agar mahir dalam peningkatan kesiapsiagaan personel dan alutsista jajaran satuan Koarmada III untuk melaksanakan pencarian dan penyelamatan serta menggelar sistem Komando, Kendali, Komunikasi, Komputerisasi, Informasi, Pengamatan dan Pengintaian (K4IPP).

Pangkoarmada III Laksamana Muda Hersan
(Foto: Dok. Dispen Koarmada III)

"Kemudian, mampu mewujudkan kesamaan pola pikir dan pola tindak terkait prosedur dan mekanisme yang telah di sinergikan dengan prosedur tetap satuan, instansi, dan lembaga terkait lainnya," ujar Hersan.

Baca Juga: Koarmada II Siapkan 9 KRI hingga Drone untuk Latopslagab di Laut Jawa dan Bali

Terpisah, Kadispen Koarmada III Kolonel Laut (KH) R. Doni Kundrat mengungkapkan latihan kesiapsiagaan operasional 2024 akan digelar dalam bulan ini dengan materi pencarian dan penyelamatan atau Search and Rescue (SAR) di laut.

"Latihan direncanakan digelar pada Mei ini, nanti akan latihan SAR" ungkap Doni kepada Indonesia Defense Magazine.

Doni juga mengatakan, latihan SAR dalam kesiapsiagaan operasional tersebut juga dilakukan bersama dengan sejumlah instansi dan lembaga, di antaranya Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud), Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP), Kantor Pencarian dan Penyelamatan (Kansar) hingga Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.