HANKAM

Koarmada II dan Pushidrosal Turut Bantu Cari Korban KMP Tunu Pratama

pencarian korban
Upaya pencarian korban KMP Tunu Pratama Jaya oleh tim SAR gabungan pada hari kedua (Foto: Dok. Instagram/Basarnas)

Jakarta, IDM – Tim pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap 29 orang korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Perairan Selat Bali pada Sabtu (5/7). Koarmada II dan Pushidrosal turut membantu pencarian di hari keempat ini.

Basarnas dalam keterangan resminya menyatakan, Koarmada II mengerahkan KRI Fanildo 732; satu unit helikopter Phanter yang memiliki sonar dengan kemampuan mendeteksi benda-benda di bawah laut; serta dua tim penyelam dari Dislambair dan Satkopaska.

Baca Juga: Satgas Yonif 700/WYC Beri Pelayanan Kesehatan Gratis

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan BASARNAS, R. Eko Suyatno menjelaskan, penguatan alat utama (alut) dari Koarmada II dan tim ahli dari Pushidrosal diharapkan mampu menemukan lokasi KMP Tunu Pratama Jaya.

Pencarian di laut diperluas hingga sejauh 20 mil laut ke arah selatan. Alut laut yang digunakan hari ini, di antaranya KRI Tongkol 517, KRI Teluk Ende 813, KN SAR 249 Permadi, KN SAR Arjuna, KNP Grantin, KP Bima 7014 Polairud, Kapal Patkamla Payaman, KN Cundamani, KP Hiu Macan Tutul 02, RIB 03 dan RBB Pos SAR Banyuwangi, RIB 01 Pos SAR Jembrana, dan RIB Polairud.

Sementara itu, tim gabungan dari unsur TNI AD, kepolisian dan sejumlah relawan melakukan penyisiran di sepanjang garis pantai di wilayah Banyuwangi.

Baca Juga: Mengenal Tim Penerjun Wingsuit Pertama Indonesia Bentukan Kopasgat

Persiapan jika lokasi sudah diketahui pun berlangsung, seperti medical check up di RSUD Banyuwangi yang dilakukan terhadap 22 orang personel penyelam, serta persiapan peralatan pendukung penyelaman.

Hingga kini, sebanyak 36 orang korban berhasil ditemukan, dengan rincian 30 orang selamat dan enam meninggal. Sementara, korban yang belum ditemukan sebanyak 29 orang. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.