HANKAM

Koarmada I Siapkan Kapal Perang, Marinir, hingga Kopaska untuk Latihan Operasi Pertahanan Pantai

Koarmada I menggelar paparan.
Koarmada I menggelar paparan rencana garis besar latihan operasi pertahanan pantai 2025, Jakarta, Senin (2/6). (Foto: Dok. Dispen Koarmada I)

Jakarta, IDM – Komando Armada (Koarmada) I akan menggelar latihan operasi pertahanan pantai 2025 di wilayah kerja Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV, Batam, Kepulauan Riau, pada pertengahan Juni ini.

Hal tersebut dibahas dalam rencana garis besar latihan operasi pertahanan pantai 2025 yang dipimpin Pangkoarmada I Laksamana Muda Fauzi, Jakarta, Senin (2/6) kemarin. Paparan disampaikan langsung oleh Komandan Satuan Kapal Cepat (Dansatkat) Koarmada I Kolonel Laut (P) Bagus Cahya Utama.

Baca Juga: KSAL Sebut KRI Brawijaya-320 Direncanakan Ikut Parade Angkatan Laut Rusia pada Juli

Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Koarmada I Kolonel Laut (P) Yoni Nova Kusumawan, mengungkapkan latihan operasi pertahanan pantai direncanakan berlangsung selama dua pekan.

"Latihan direncanakan berlangsung pada 18 Juni-3 Juli 2025 di Lantamal IV Batam," ungkap Yoni dalam keterangannya, Selasa (3/6).

Nantinya, latihan operasi pertahanan pantai melibatkan sejumlah unsur kapal perang (KRI) jajaran Koarmada I hingga para prajurit dari Lantamal IV Batam, Batalyon Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) IV, hingga Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) Koarmada I.

Baca Juga: KSAL Ungkap Rencana Pendidikan Seskoal Akan Dibuat Dua Gelombang Dalam Satu Tahun

Yoni mengatakan, latihan tersebut digelar untuk menguji doktrin atau petunjuk penyelenggaraan operasi pertahanan pantai yang termasuk dalam Operasi Militer Perang (OMP).

"Latihan operasi pertahanan pantai bertujuan meningkatkan profesionalisme prajurit TNI AL di bidang pertahanan pantai, menyamakan pola pikir dan tindak dalam pelaksanaan operasi pertahanan pantai," kata Yoni. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.