HANKAM

KSAL Ungkap Rencana Pendidikan Seskoal Akan Dibuat Dua Gelombang Dalam Satu Tahun

KSAL Laksamana Muhammad Ali
KSAL Laksamana Muhammad Ali menutup Pendidikan Reguler (Dikreg) Seskoal Angkatan ke-63 TA 2025 di Markas Komando Seskoal, Jakarta Selatan, Selasa (3/6). (IDM/Nirmala Maulana)

Jakarta, IDM – Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali mengatakan bahwa TNI AL akan membuat skema pendidikan di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) menjadi dua gelombang dalam satu tahun.

Rencana itu muncul setelah pendidikan Seskoal diperpendek, dari 10 bulan menjadi empat bulan.

“Ini nantinya akan dibuat dua gelombang. Jadi dalam satu tahun bisa mendidik dua gelombang dari perwira siswa. Itu tujuan utamanya,” kata KSAL Ali usai menutup Pendidikan Reguler (Dikreg) Seskoal Angkatan ke-63 TA 2025 di Markas Komando Seskoal, Jakarta Selatan, Selasa (3/6).

Selain Seskoal, pendidikan di Sesko Angkatan Darat (Seskoad) dan Sesko Angkatan Udara (Seskoau) juga diperpendek menjadi empat bulan, dari yang sebelumnya 10 bulan.

Baca Juga: Kunjungan ke Bangka Belitung, KSAD Tinjau BBG dan Proses Rehabilitasi Koramil 0413

Ali menyebutkan, pendidikan di Sesko angkatan dipersingkat untuk menghindari pengulangan materi.

“Nah, hal ini mungkin tidak diperlukan lagi. Kemudian untuk para siswa dalam menyelesaikan tesis itu nanti akan dilaksanakan secara online. Ini juga menjadikan lebih efisien dalam hal penganggaran,” ucap KSAL.

Ali mengatakan, bimbingan penyelesaian tesis Perwira Siswa (Pasis) bisa dilaksanakan secara daring atau online.

“Kemudian nanti pada saat ujiannya baru dilaksanakan tatap muka. Untuk yang di tempat jauh, di mancanegara misalnya, itu juga bisa dilaksanakan secara online. Jadi semua ini menjadi lebih efektif dan efisien,” tutur Ali.

Baca Juga: Temui Panglima TNI, Panglima Angkatan Bersenjata Belanda Bahas Keamanan Kawasan dan Penyusunan TA Sejarah

Pada hari ini, Ali memimpin penutupan Dikreg Seskoal Angkatan ke-63 TA 2025 di Markas Komando Seskoal. Pendidikan telah dimulai sejak 5 Februari silam.

Seskoal meluluskan 142 Pasis yang terdiri dari 120 Pasis TNI AL, empat Pasis TNI AD, empat Pasis TNI AU, dan delapan Pasis Polri serta enam Pasis dari mancanegara yang berasal dari Arab Saudi, Australia, India, Jepang, Malaysia, dan Singapura pada tahun ini.

KSAL Laksamana Muhammad Ali
(IDM/Nirmala Maulana)

Para peserta yang mengikuti Dikreg Seskoal tahun ini juga terdiri dari berbagai Korps, meliputi 31 Pasis Korps Pelaut, 26 Pasis Korps Teknik, 11 Pasis Korps Elektronika, 17 Pasis Korps Suplai, 18 Pasis Korps Marinir, tujuh Pasis Korps Kesehatan, tujuh Pasis Korps Khusus, satu Pasis Korps Pomal, dan dua Pasis Korps Hukum.

Ada tiga Pasis terbaik yang meraih penghargaan, antara lain peraih Dharma Wiratama Paripurna (TNI AL) adalah Mayor Laut (P) Deni Purwanto, peraih Dharma Wiratama Wijayasena (Polri) adalah Kompol Bayu Marfiando, dan peraih Dharma Wiratama Sumengkar (Singapura) adalah Lt.CDR Hobing Zheng.

Baca Juga: KSAL Soroti 5 Aspek Utama Pembangunan Kekuatan Modern TNI AL

KSAL berharap, pendidikan di Seskoal membentuk para perwira memiliki pemahaman yang mendalam dan menyeluruh dalam pertahanan laut dan strategi politik.

“Pendidikan ini menjadi wahana pengembangan dan pematangan pola pikir, pola sikap, serta pola tindak para perwira, dibekali kemampuan untuk berpikir kritis dan mempertajam kemampuan analisis dalam menghadapi tantangan-tantangan ekstremis serta dinamika pertahanan yang terus berkembang,” kata Ali.

Selain itu, pendidikan di Seskoal bisa memperkuat sinergi antara TNI dan Polri. (nm)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.