KSAL Soroti 5 Aspek Utama Pembangunan Kekuatan Modern TNI AL

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menyoroti sejumlah aspek utama untuk membangun kekuatan TNI AL dalam 20 tahun ke depan.
"Dalam mewujudkan visi pembangunan TNI AL 2025-2044, TNI AL diarahkan menjadi kekuatan modern, berdaya gentar kawasan, dan berproyeksi global," kata Ali saat pembekalan kepada 142 perwira pendidikan reguler Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) di Jakarta, Senin (26/5).
Menurut Ali, terdapat lima aspek utama untuk mewujudkan pembangunan kekuatan TNI AL dalam waktu 20 tahun ke depan tersebut, meliputi organisasi yang modern dan efisien serta personel adaptif dan inovatif.
"Pentingnya peningkatan kemampuan intelijen pertahanan dan keamanan laut serta diplomasi maritim yang aktif," jelasnya.
Kemudian, aspek lainnya untuk pembangunan kekuatan TNI AL ialah material atau alutsista yang siap tempur dan modern, sistem dan metode berbasis doktrin terkini hingga operasi dan latihan yang berfokus pada wilayah rawan.
"Kekuatan pertahanan maritim harus dibangun secara terpadu melalui konsep operasi gabungan TNI dengan pertahanan berlapis, demi mencegah pertempuran di wilayah sendiri," lanjut Ali.
Baca Juga: Kunjungan ke Bangka Belitung, KSAD Tinjau BBG dan Proses Rehabilitasi Koramil 0413
Landasan pembangunan kekuatan TNI AL ini dikarenakan Indonesia perlu memiliki pertahanan maritim yang mampu menghadapi tantangan strategis global, regional, dan nasional, baik dari dinamika politik, kemajuan teknologi serta konflik bersenjata.
"Tantangan di tingkat regional seperti ketegangan di Laut Cina Selatan, semenanjung Korea serta konflik India-Pakistan. Sementara di dalam negeri, TNI AL harus menghadapi ancaman keamanan laut, yaitu penangkapan ikan secara ilegal, penyelundupan, dan kejahatan lintas batas," ujarnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































