Klaster Edukasi Kampung Bahari Nusantara TNI AL Terima 68 Laptop

Jakarta, IDM - TNI AL menerima 68 unit laptop untuk rumah pintar (rumpin) klaster edukasi Kampung Bahari Nusantara (KBN) Angkatan Laut di seluruh Indonesia, Jakarta, Senin (19/9).
Puluhan laptop tersebut adalah corporate social responsibility (csr) dari PT Arwana Citramulia Tbk. untuk pendidikan anak-anak pesisir, diberikan oleh Direktur Utama PT Arwana Citramulia Tbk, Tandean Rustandy kepada Asisten Potensi Maritim (Aspotmar) KSAL Mayjen TNI (Mar) Nur Alamsyah.
Alamsyah yang mewakili Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, berterima kasih atas sinergitas dan kepedulian PT Arwana Citramulia Tbk. terhadap KBN Angkatan Laut dan sebagai respon positif atas keseriusan TNI AL membantu pemerintah menyejahterakan masyarakat pesisir.
"Tentunya, akan sangat bermanfaat untuk memajukan masyarakat pesisir khususnya di bidang pendidikan," kata Alamsyah, dikutip dari keterangan Dispenal, Selasa (20/9).
Lebih lanjut, Alamsyah menjelaskan program KBN saat ini terdapat di 68 lokasi berbagai wilayah seluruh Indonesia sehingga ke-68 laptop tersebut nantinya akan didistribusikan ke seluruh KBN. Selain itu, pembentukan KBN akan terus berlanjut dengan tujuan memberdayakan masyarakat pesisir.
"Selain klaster edukasi, terdapat klaster ekonomi, kesehatan, pariwisata, dan pertahanan keamanan," tutur Alamsyah. (at)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































