Kisah Sertu Adhamuddin Rela Sisihkan Gaji Demi Bangun Musala

Jakarta, IDM - Kisah Sersan Satu (Sertu) Adhamuddin seorang prajurit TNI AD yang bertugas di Kodim 1628/Sumbawa Barat patut diapresiasi. Adhamuddin rela menyisihkan gajinya untuk membangun Musala (tempat salat umat Islam) di kampung halamannya, yakni di Desa Ntonggu, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat.
"Dengan mewakafkan sebidang tanah, keluarga saya dan demi memenuhi keinginan Ibu saya maka dibangun Musala ini guna membantu mempermudah masyarakat sekitar melaksanakan ibadah," kata Adhamuddin.
Baca Juga: Bantu Operasional Satuan, KSAU Serahkan 78 Unit Bantuan Kendaraan Dinas
Ia mengisahkan bahwa awalnya ia memulai dengan modal ketulusan dan ikhlas, walaupun tidak seberapa gaji yang ia sisihkan, namun pada akhirnya banyak warga yang membantu.

"Alhamdulillah, seiring berjalannnya waktu, akhirnya banyak warga yang membantu. Jadi, sumber dana lainnya ini yaitu dari swadaya masyarakat di sini. Alhamdulillah, pembangunan Mushalla saat ini sudah mulai dikerjakan oleh warga dibantu Babinsa setempat, meskipun baru tahap pembuatan pondasi,” kata Adhamuddin.
Baca Juga: Kerahkan Puluhan Alutsista, KSAU: Ini Bentuk Pertanggungjawaban TNI AU kepada Rakyat Indonesia
Musala ini berada di tengah hamparan pemandangan sawah dan barisan perbukitan yang membentang indah hingga Gunung Tambora. Kini Musala impian Ibunda Adhamuddin tersebut diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar dalam menjalankan ibadah. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































