Kiprah Eks Danyon Arhanud Gagak Hitam Bikin Yonarhanud 10/ABC Jadi Satuan Modern

IDM - Pada Selasa (21/6) lalu, di Batalyon Arhanud 10/ABC, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, jabatan Komandan Batalyon Arhanud 10/ABC (Gagak Hitam,) resmi diserahterimakan dari Letkol Arh Syarief SB kepada Mayor Arh Joko Sukoyo.
Semasa menjabat sebagai Komandan Batalyon Arhanud 10/ABC, Syarief yang akan mengemban tugas baru sebagai Dandim 0510/Tigaraksa ini telah membawa banyak perubahan bagi satuan Yonarhanud 10/ABC menjadi lebih baik dan modern.
Syarief menerapkan program kerja khusus yaitu program 99 hari kerja dengan membentuk 10 satuan tugas untuk membangun dan merenovasi 13 fasilitas yang ada di satuan tersebut di antaranya, lapangan tenis, kolam renang, fitness center, lapangan sepak bola, renovasi gereja Oikumene, serta fasilitas lainnya.
"Semua fasilitas yang ada merupakan hasil kerja keras seluruh prajurit, dan diperuntukan bukan hanya bagi prajurit dan keluarganya tetapi juga untuk masyarakat di sekitar satuan ini," ungkap Syarief dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/6).
Selain pembangunan fasilitas, satgas lainnya juga turut membangun Tugu Gagak Hitam yang menjadi ikon satuan tersebut.
Syarief menegaskan, apa yang telah dilakukan di satuan lamanya, juga akan dikembangkan di satuan baru tempatnya bertugas sebagai Dandim 0510/Trs.
"Kami akan berdayakan kemampuan yang kami miliki, untuk kemajuan satuan dan juga bagi kepentingan masyarakat luas," pungkasnya. (nhn)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































