Keterlibatan TNI Dalam Proses Swasembada Gula Nasional

Jakarta, IDM – TNI menyatakan komitmen mereka dalam mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya proses swasembada gula nasional.
Terbaru, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mendampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman pada kegiatan panen raya tebu yang mengusung tema “Rembuk Tani Bersama Wakil Presiden RI Menuju Swasembada Gula Nasional” di Lahan Ketahanan Pangan Lanud Adisutjipto, Wotgaleh, Sendangtirto, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (8/7).
Baca Juga: Indonesia-Cina Pererat Diplomasi Pendidikan dan Pertahanan
Melalui keterangan tertulis, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Kristomei mengatakan bahwa keterlibatan Panglima Agus dalam kegiatan itu mencerminkan peran strategis TNI tidak hanya dalam menjaga pertahanan dan keamanan negara, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan di sektor pertanian.
“TNI melalui berbagai satuan, termasuk Lanud Adisutjipto, aktif memfasilitasi lahan, pembinaan petani, hingga pendampingan teknis untuk meningkatkan produktivitas pertanian,” kata Kristomei, dikutip dari siaran pers Pusat Penerangan (Puspen) TNI, Rabu (8/7).
Panen raya tebu tersebut memanfaatkan lahan seluas 40,5 hektar yang dikelola oleh Koperasi Petani Tebu Rakyat (KPTR) DIY binaan TNI AU, dengan 4 hektar di antaranya sudah siap panen.
Baca Juga: Bakamla RI Perkuat Keamanan Maritim di kawasan Indo-Pasifik
Tebu varietas Bululawang (BL) ditanam oleh 35 petani binaan Lanud Adisutjipto, dengan pemupukan menggunakan NPK Pelangi dan ZA masing-masing 500 kilogram per hektar. Perkiraan hasil panen mencapai 280 ton, atau sekitar 70 ton per hektar dengan Pabrik Gula Madukismo sebagai offtaker.
“TNI hadir tidak hanya sebagai garda pertahanan, tetapi juga sebagai pilar pembangunan bangsa, terutama dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan dan kemandirian produksi dalam negeri,” kata Kapuspen TNI. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































