HANKAM

Kerahkan Pesawat CN-295, Personel Lanud Raden Sadjad Bantu Evakuasi Medis Warga Natuna

Pesawat CN-295
Pesawat CN-295 yang dikerahkan TNI AU untuk membantu proses evakuasi medis seorang warga Natuna. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Jakarta, IDM - Sejumlah personel Lanud Raden Sadjad (RSA) kembali membantu proses evakuasi medis terhadap seorang warga Desa Batubi, Kabupaten Natuna atas nama Nur Muhlisin untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut di RSUD Embung Fatimah, Kota Batam, Kepulauan Riau.

Warga tersebut diangkut dengan menggunakan pesawat CN-295 A-2905 yang dikerahkan dari Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Proses evakuasi medis tersebut dipantau langsung oleh Komandan Lanud RSA, Kolonel Pnb Dedy Iskandar.

Baca Juga: Prajurit Marinir Penjaga Perbatasan Ambalat Terima Pembekalan Hukum Humaniter dan HAM

Dedy mengungkapkan bahwa keterlibatan Lanud RSA dalam proses evakuasi medis ini menjadi wujud nyata atas komitmen TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk memberikan pelayanan kesehatan; akses medis yang cepat dan efisien kepada masyarakat, khususnya mereka yang berada di Natuna.

Lanud Raden Sadjad
Personel Lanud Raden Sadjad membantu proses evakuasi medis seorang warga Natuna. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

“Tindakan ini selaras dengan tekad Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., untuk menjadikan angkatan udara yang AMPUH (Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis),” kata Dedy.

Lebih lanjut, Danlanud RSA berharap agar upaya yang dilakukan TNI AU dan pihaknya dapat membantu meningkatkan kualitas hidup serta kesejahteraan warga Natuna yang membutuhkan bantuan medis.

Baca Juga: Siaga Tempur di Laut Mediterania, KRI Diponegoro Latihan Penembakan Meriam hingga Sniper

Melansir keterangan TNI AU, Sabtu (25/5) dijelaskan Nur Muhlisin yang berusia 32 tahun mengalami kondisi post kraniotomi dekompresi akibat SDH, EDH, serta malnutrisi.

“Ia mengalami pendarahan dalam kepala akibat kecelakaan enam bulan yang lalu, yang menyebabkan kelumpuhan sebelah dan kesulitan dalam berkomunikasi,” ungkap Lettu Kes dr. Ghani Abdurahim dari RSAU Yuniati Wisma Karyani Lanud RSA. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.