Kemhan Teken Kontrak 12 Pesawat PC-24, Dukung Pelatihan Penerbang Angkut TNI AU

Jakarta, IDM – Kekuatan pesawat latih TNI Angkatan Udara (TNI AU) akan semakin kokoh dengan hadirnya 12 unit pesawat PC-24. Pengadaan belasan pesawat tersebut telah diteken oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI.
Hal tersebut diungkap oleh PT E-System Solutions Indonesia, kontraktor pertahanan resmi yang ditunjuk oleh Kemhan, melalui siaran pers mereka dalam laman pilatus-aircraft.com, yang dikutip Selasa (31/3).
Ditinjau dari sisi spesifikasi, PC-24 dirancang dengan fleksibilitas operasional yang tinggi dan telah tersertifikasi untuk dioperasikan oleh satu pilot, serta dilengkapi dengan pintu kargo standar.
Baca Juga: KRI Bima Suci Berlayar ke Delapan Negara di Tengah Situasi Global Memanas
Kemudian, pesawat yang sama juga mampu beroperasi di landasan pendek dan tidak beraspal. Hal tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung operasional TNI AU, khususnya untuk mengakses wilayah terpencil di Indonesia.

“Kemampuan tersebut menjadikannya ideal untuk berbagai misi pemerintah, termasuk pelatihan pilot berbasis instrumen (IFR), angkutan udara, dan tugas liaison,” demikian bunyi siaran pers PT E-System Solutions Indonesia.
Kontrak akuisisi PC-24 juga mencakup opsi penambahan pesawat, peralatan pendukung darat, perlengkapan, suku cadang, pelatihan, serta dukungan teknis dari kantor pusat Pilatus di Stans, Swiss.
Baca Juga: KSAL Sebut Kedatangan Armada Rusia ke Jakarta untuk Latihan Bersama
“Pilatus juga akan menyediakan program dukungan terintegrasi guna memastikan kesiapan operasional armada tetap optimal serta perawatan yang efisien,” jelas PT E-System Solutions Indonesia.
Pada kesempatan yang sama, kedua pihak juga menandatangani Letter of Intent (LoI) untuk pengadaan 24 unit pesawat latih PC-21. Sejumlah hal yang termaktub dalam LoI tersebut mencakup peralatan pelatihan berbasis darat, suku cadang, peralatan pendukung darat, serta dukungan teknis. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































