KRI Bima Suci Berlayar ke Delapan Negara di Tengah Situasi Global Memanas

Jakarta, IDM – Kapal TNI Angkatan Laut, KRI Bima Suci-945, berlayar ke delapan negara dalam misi pelayaran muhibah diplomatik Kartika Jala Krida 2026.
KRI Bima Suci, yang membawa 79 taruna tingkat dua ke-73 Akademi Angkatan Laut (AAL) dan peserta dari negara-negara sahabat, telah menyelesaikan pelayaran etape I dari Surabaya ke Jakarta.
Setibanya di Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Jakarta Utara, KRI Bima Suci dilepas oleh Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana Muhammad Ali.
“Ada delapan negara sahabat yang akan dikunjungi, KRI Bima Suci membawa taruna-taruna dari Akademi Angkatan Laut dan beberapa negara,” kata KSAL Ali di Markas Kolinlamil, Jakarta Utara, Selasa (31/3).
Baca Juga: Prajurit KRI RE Martadinata-331 Latihan Perang Jarak Dekat di Perairan Australia
Rute yang ditempuh antara lain Surabaya-Jakarta-Belawan-Sri Lanka-Singapura-Vietnam-Cina-Korea Selatan-Rusia-Jepang-Filipina-Bitung, dan kembali ke Surabaya. Total jarak tempuh yang akan dilayari mencapai 16.877 nautical mile (NM) selama 124 hari.
KRI Bima Suci membawa 79 Taruna AAL yang didampingi oleh perwira pendamping dan kru kapal turut serta dalam pelayaran ini. Selain itu, juga terdapat 52 peserta yang merupakan delegasi program ASEAN Plus Cadet Sail (APCS) dari 24 negara, baik ASEAN maupun non-ASEAN, antara lain dari negara-negara sahabat seperti Australia, Cina, Kanada, Afrika, dan negara-negara Eropa. Total, peserta KJK 2026 yang berada di atas kapal mencapai 131 orang.
“Ini pelayaran astronomi, mereka akan belajar ilmu perbintangan, ilmu astronomi, dan navigasi lingkaran besar,” ujar Ali.
Kemudian, lanjut KSAL, pelayaran KJK juga mengajarkan para taruna untuk berdiplomasi.
Baca Juga: Fungsi TNI Gelar Patroli Rutin di Pedalaman Papua
“Bagaimana diplomasi dengan angkatan laut asing yang kita kunjungi. Kebetulan dari mereka juga ikut, kadet-kadet mereka juga ikut dalam pelayaran ini. Ada perwakilan dari tiap-tiap negara,” kata Ali.
Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) turut memanfaatkan KJK 2026 dan program APCS 2026 sebagai sarana strategis untuk mempromosikan produk UMKM Indonesia ke pasar internasional melalui kolaborasi dengan TNI AL.

Selain menjadi ajang diplomasi dan latihan bersama, KJK juga membuka peluang besar bagi UMKM untuk meningkatkan visibilitas, memperluas jejaring global, dan memperkuat branding produk lokal di mata dunia.
Oleh karena itu, Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza dan Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti ikut melepas KRI Bima Suci dari Markas Kolinlamil.
“Kami ingin menitikberatkan bahwa ini juga bentuk dari kolaborasi kami di kabinet,” kata Wamendag Roro.
Baca Juga: TNI Gelar Pendidikan Infanteri untuk 1.584 Prajurit Siswa Tamtama
KSAL pastikan pelayaran aman
KRI Bima Suci belayar di tengah situasi global yang memanas di beberapa titik. Saat ini, terjadi perang antara Amerika Serikat-Israel versus Iran yang memungkinkan munculnya konflik baru yang tidak terprediksi di kawasan tersebut.
Semula, pelayaran akan menyinggahi Mesir, Portugal, Spanyol hingga Amerika Serikat yang memungkinkan kapal melintasi Samudra Hindia, Laut Mediterania, dan Samudra Atlantik. Namun, rute akhirnya dipangkas dengan melintasi Semenanjung Korea.
KSAL Ali memastikan pelayaran muhibah Kartika Jala Krida ini berkunjung ke negara-negara yang memang dianggap aman.
“Kemudian kami sudah koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan dengan para Duta Besar yang ada di sana, dengan para Atase Pertahanan maupun Atase Militer dan Atase Angkatan Laut yang ada di sana, dan dipastikan mereka aman,” kata Ali. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































