Kementerian Pertahanan Tandatangani Kontrak Senilai Rp2,24 Triliun Beli Produk Dalam Negeri

Jakarta, IDM - Kementerian Pertahanan menandatangani kontrak penggunaan produk dalam negeri senilai Rp2,24 triliun pada pelaksanaan Business Matching 2024 di Denpasar, Bali, Kamis (7/3).
“Telah dilaksanakan penandatanganan kontrak penggunaan produk dalam negeri pada sektor pertahanan sebesar Rp2,24 triliun dari total Rp9,3 triliun oleh Kementerian Pertahanan bersama PT Len dan PT Pindad untuk pengadaan amunisi, senjata, kendaraan tempur, dan kendaraan taktis serta sistem alat peralatan pertahanan dan keamanan (Alpalhankam),” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang.
Baca Juga: Latihan Alap Gesit, Denhanud 473 Kopasgat Berhasil Tembak Jatuh Helikopter Tempur Musuh
Dikutip dari laman Antara, nilai kontrak untuk unit organisasi Pusat Alat Peralatan Pertahanan (Pus Alpalhan) di Badan Sarana Pertahanan (Baranahan) Kemhan dengan PT Len Industri (Persero) bernilai Rp335 miliar, sedangkan nilai kontrak dengan PT Pindad mencapai Rp1,90 triliun.
Kementerian Pertahanan menjadi salah satu kementerian/lembaga yang merealisasikan belanja produk lokal selama Business Matching 2024.
Baca Juga: 106 Penerjun Trisula Ikut Latihan Terjun Payung Penyegaran Statik
Selain itu, Kementerian Pertahanan menjadi penerima penghargaan penggunaan produk dalam negeri pada Business Matching 2024, untuk kategori Lembaga Negara dan Kementerian/Lembaga Dengan Anggaran Belanja Terbesar.
Selain Kementerian Pertahanan dua kementerian/lembaga lainnya adalah Kementerian Keuangan dan Kepolisian Negara Republik Indonesia. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































