Kembangkan Pangan Alternatif, TNI AL Buka Lahan Kosong untuk Tanam Sorgum

Bogor, IDM - TNI AL memanfaatkan lahan kosong untuk menyediakan kebutuhan bahan pangan bagi prajurit dan masyarakat umum dengan menanam sorgum serentak di 77 lokasi Indonesia, Jumat (9/9).
Wakil Kepala Staf TNI AL (Wakasal) Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono, mengungkapkan lahan yang disiapkan angkatan laut seluas 796 ribu hektare dengan mengambil bibit sorgum yang didapatkan dari Kementerian Pertanian (Kementan).
Heri menjelaskan, TNI AL sengaja memilih sorgum sebagai pengganti gandum lantaran disebut mampu menahan air. Selain itu, ia menerangkan sorgum juga dianggap memiliki kadar gula yang cukup rendah serta tak banyak mengandung kolesterol.
"Sorgum ini adalah tanaman sehat, artinya sorgum ini produknya gula rendah dan tidak banyak mengandung kolesterol," kata Heri saat konferensi pers usai menanam bibit sorgum di Cariu, Bogor, Jumat (9/9).
Heri berharap sorgum bisa menjadi makanan alternatif bagi masyarakat selain padi dan sejenisnya. "Harapan saya adalah bisa terealisasikan kepada masyarakat sehingga masyarakat punya alternatif lain untuk mengkonsumsi," katanya.
Di tempat yang sama, Wakil Menteri (Wamen) Pertanian Harvick Hasnul Qolbia mengatakan, penanaman sorgum adalah fenomena baru di lingkungan TNI AL. Dia berharap penanaman sorgum ini menjadi percontohan untuk lembaga dan instansi lain.
Selain itu, Harvick berharap budidaya sorgum diharap mampu mendukung ketahanan pangan Indonesia. Sehingga makanan lokal mampu menjawab ketika terjadi gangguan internasional, cuaca hingga sosial dan politik.
"Kalau kita hanya bersandar pada satu jenis produk ketika ada gangguan entah itu gangguan internasional, cuaca, iklim atau sosial politik dan sebagainya, kita tidak langsung terbelenggu," ujar Harvick. (at)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































