Kejuaraan Nasional Kopassus Skydiving Resmi Ditutup

Jakarta, IDM – Perhelatan Kejuaraan Nasional Kopassus Skydiving resmi ditutup oleh Komandan Jenderal TNI Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) Mayjen TNI Iwan Setiawan di Pusdiklat Passus, Batujajar, Bandung, Minggu (22/5).
Iwan mengatakan dengan adanya kejuaraan tersebut diharapkan bisa meningkatkan kemampuan para atlet Skydiving agar nantinya bisa tampil di ajang yang lebih besar baik tingkat nasional maupun tingkat internasional.
“Semoga kita bisa mendapatkan bibit-bibit unggul penerjun, tadi ada yang usianya masih 8 tahun, luar biasa. Kami latihan terjun setelah menjadi tentara, tetapi ada bibit yang sejak dini sudah mampu untuk mengikuti kegiatan ini,” ujar Iwan.

Mantan Danpusdikpasus tersebut juga menambahkan bahwa event ini telah mencapai tujuan yang diharapkan yakni memeriahkan HUT ke-70 Kopassus guna mensosialisasikan olahraga Indoor Skydiving.
“Besar harapan kami melalui event ini dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kopassus yang ke 70, rasa bangga dan cinta terhadap Kopassus tidak hanya dirasakan oleh prajurit Kopassus itu sendiri namun dirasakan juga oleh semua warga negara Indonesia sesuai dengan motto HUT ke 70 Kopassus yaitu “Kopassusku, Kopassus Kita, Kopassus Indonesia, ” ungkap Iwan.
Kejuaran Nasional Kopassus Skydiving tersebut mengusung tema “Kopassus 1st National Indoor Skydiving Championship 2022” dan dilaksanakan selama tiga hari sejak 20 hingga 22 Mei 2022 serta melibatkan 138 peserta dari tiga kesatuan TNI yakni AD, AL, AU serta Polri dan sejumlah komunitas terjun payung.

Para peserta tersebut dibagi dalam 5 kategori yakni 2-way FS basic-intermediate putri, 2-way FS basic-intermediate putra, 2-way FS basic-intermediate putri, 2-way FS advance, 4-way FS basic-intermediate, dan 4-way FS advance.
Namun, pada akhir penutupan Panitia menambahkan 1 kategori yaitu Kategori Favorit.
Para peterjun berjuang memperebutkan medali, piala, sertifikat, Piagam Perhargaan, serta uang pembinaan sejumlah Rp 125,5 juta. (ADT)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































