HANKAM

Keberanian Ratu Kalinyamat, Jadi Inspirasi Prajurit Jalasena Bangun Kekuatan Maritim

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, mengungkapkan Ratu Kalinyamat, satu-satunya raja perempuan pada abad 16 yang berani dan berhasil membangun kekuatan Angkatan Laut yang besar.
Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri dan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono usai menghadiri acara Napak Tilas Ratu Kalinyamat Pahlawan Maritim Nusantara di Markas Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (11/8/2022). (IDM/Dumaz Artadi)

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, mengungkapkan Ratu Kalinyamat, satu-satunya raja perempuan pada abad 16 yang berani dan berhasil membangun kekuatan Angkatan Laut yang besar.

Yudo mendampingi mantan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri, dalam acara "Napak Tilas Ratu Kalinyamat Pahlawan Maritim Nusantara", menjelaskan keberanian Ratu Kalinyamat yang dapat menjadi teladan generasi muda, khususnya para prajurit TNI AL atau Jalasena di masa mendatang.

Ratu Kalinyamat kala itu sudah menunjukkan, Nusantara memiliki kekuatan maritim yang sangat diperhitungkan oleh Portugis kala itu.

"Perjuangannya bukan hanya berperang membela Jepara, tapi juga membebaskan para koloni Portugis di nusantara sehingga Portugis mencatatnya sebagai Rainha de Jepara, senhora poderosa e rica, de kranige dame yang berarti Ratu Jepara seorang wanita yang kaya dan berkuasa, seorang perempuan pemberani," ujar Yudo di atas geladak KRI Dewa Ruci, Kolinlamil, Jakarta, Kamis (11/8).

Oleh karena itu, Yudo sebagai pembina kekuatan Matra Angkatan Laut, sangat mendukung usulan menjadikan Ratu Kalinyamat ini sebagai pahlawan nasional, karena mempunyai kekuatan dan mempertahankan maritim, bahkan sampai berdiplomasi dan juga menegakkan hukum di laut. Hal tersebut, menurutnya, sangat menginspirasi seluruh prajurit Jalasena.

"Saya sangat mendukung. Sehingga saya datangkan KRI Dewaruci untuk bisa memberi support yang lebih besar lagi, supaya nantinya bisa disetujui untuk menjadi pahlawan laut," ucap Yudo.

Ratu Kalinyamat yang adalah salah satu putri dari Raja Demak Trenggana (1521-1546), seorang ratu yang memiliki keberanian yang sangat luar biasa di masa lalu. Keberanian dan kekuatan maritim Ratu Kalinyamat, diceritakan mampu membangun pakta pertahanan dengan Cirebon, Banten Palembang, Aceh, Malaka serta Tidore, untuk menyerang kekuatan Portugis. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Radar Ground Control Interception

Ini Cara Kerja Radar Pertahanan Tentukan Posisi Sasaran

Sistem radar pertahanan udara mengandalkan tiga parameter utama—jarak (range), arah (azimuth), dan ketinggian (altitude)—untuk mendeteksi serta melacak posisi sasaran secara akurat dalam ruang tiga dimensi.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.