HANKAM

Kasus Senpi Ilegal, Polda Metro Jaya dan Puspomad Sita 44 Pucuk Senjata

Hengki Haryadi
Konferensi pers pengungkapan penjualan senpi ilegal. (Foto: Instagram @poldametrojaya)

Jakarta, IDM - Polda Metro Jaya bekerja sama dengan Puspomad mengungkap jaringan peredaran senjata api ilegal yang memakai identitas palsu.

Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi dalam konferensi persnya di Jakarta, Senin, (21/8) mengatakan jaringan tersebut mencatut pejabat TNI AD hingga Kementerian Pertahanan.

"Identitas palsu artinya di sini memalsukan kartu anggota dan kartu-kartu identitas lain termasuk kartu senjata api mengatasnamakan pejabat Angkatan Darat maupun Kementerian Pertahanan, jadi ini identitas palsu," kata Henki.

Baca Juga: TNI AL Luncurkan Dua Kapal Tunda Baru untuk Koarmada III, Produksi Dalam Negeri

Polda Metro Jaya bersama Puspomad kemudian menangkap beberapa tersangka. Salah satunya pentolan jaringan tersebut yang ditangkap di Cianjur.

"Kami bisa menangkap beberapa tersangka termasuk tokohnya kami ungkap di Cianjur, di atas gunung kita tangkap," ujar Henki.

Selain itu, kata Henki mereka juga menyita sebanyak 44 pucuk senjata. Senjata itu terdiri dari senjata rakitan hingga senjata pabrikan.

Baca Juga: Wakil KSAL Ungkap Rencana Penambahan Enam Kapal Tunda Baru di 2024

"Kemudian kita kembangkan sehingga kami bisa menyita 44 pucuk senjata campuran, artinya di sini ada yang pabrikan ada yang rakitan ada yang airgun maupun airsoft gun," jelas Hengki.

Hengki menjelaskan pemasok senjata juga sudah ditangkap. Kini tersangka sudah ditahan.

"Kami juga menangkap termasuk dua supplier, ini dari kalangan sipil kita sudah tahan," tutur Hengki. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.