
Cara Unik Kodam Jaya dan Polda Metro Jaga Stabilitas Jakarta
Bukan lewat latihan tempur gabungan atau instruksi formal, Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya punya cara unik untuk menjaga stabilitas Ibu Kota.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Bukan lewat latihan tempur gabungan atau instruksi formal, Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya punya cara unik untuk menjaga stabilitas Ibu Kota.

TNI akan mengerahkan personel guna menjaga peringatan "May Day" atau Hari Buruh pada 1 Mei 2026 mendatang.

Sejumlah personel Polisi Militer bersama Korlantas Polri mengikuti apel kesiagaan pengawalan lalu lintas dan pengaturan parkir jelang peringatan HUT ke-80 TNI di kawasan Monas, Jakarta, Senin (22/9). Apel ini diikuti sekitar 800 personel gabungan dari Puspom TNI, Polda Metro Jaya, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Pangdam Jaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan Berantas Jaya 2025, Jumat (9/5) di Lapangan Monas Selatan, Jakarta.

Sebanyak 163.212 personel gabungan terdiri dari 10.890 personel TNI, Korbrimob 1.000 personel, Satgasda 9.866 personel, Satgasres 10.324 personel, Linmas 131.132 personel menggelar apel pasukan Operasi Mantap Brata 2023-2024 dalam rangka pengamanan Pemilu 2024 di lapangan Presisi Polda Metro Jaya pada Rabu, (18/10) pukul 8.30 WIB.

Wakil Komandan Puspomad Mayjen TNI Eka Wijaya Permana membeberkan kronologi pengungkapan penjualan senjata api (senpi) ilegal yang mencatut nama instansinya.

Polda Metro Jaya bekerja sama dengan Puspomad mengungkap jaringan peredaran senjata api ilegal yang memakai identitas palsu.

Tim gabungan dari Polda Metro Jaya, TNI, hingga Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dikerahkan untuk mengamankan pertandingan sepak bola antara Indonesia melawan Argentina yang akan digelar pada hari Senin (19/6) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat.