HANKAM

Cara Unik Kodam Jaya dan Polda Metro Jaga Stabilitas Jakarta

Apel gabungan
Apel gabungan personel Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya di Lapangan Silang Monas. (IDM/Faisal Ramadhan)

Jakarta, IDM – Bukan lewat latihan tempur gabungan atau instruksi formal, Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya punya cara unik untuk menjaga stabilitas Ibu Kota.

Dilansir dari keterangan Penkodam Jaya, Rabu (8/7), Panglima Kodam Jaya, Letjen TNI Deddy Suryadi mengatakan stabilitas Ibu Kota memang mustahil dijaga sendirian. Stabilitas dibangun karena saling percaya dan menciptakan komunikasi yang kondusif, baik di warung kopi maupun gang pemukiman warga.

"Seperti di pada 1 Juli lalu saya sengaja mengajak jajaran Kodam Jaya mampir ke Mapolda Metro Jaya tanpa agenda formal. Kami datang murni untuk mengantarkan kejutan Hari Bhayangkara ke-80 untuk sahabat kami Kapolda Metro Jaya dan jajarannya," kata Deddy.

Baca Juga: Adaptasi Doktrin Perisai Trisula Nusantara, Kohanudnas Kuatkan Sensor dan Kodal

Pertemuan singkat tersebut lanjut Deddy mengingatkan kembali bahwa tugas kami di lapangan selalu selaras. Di balik seragam loreng dan cokelat, ada rasa saling menghargai dan tumbuh natural karena sama-sama memikul tanggung jawab menjaga stabilitas Ibu Kota.

"Serunya lagi, inisiatif spontan ini langsung menular cepat ke seluruh prajurit di bawah. Tanpa perintah kaku, para Dandim langsung merapat ke Polres, disusul para Danramil dan Babinsa yang mendatangi Polsek-Polsek terdekat," kata Deddy.

"Suasananya hangat, cair, penuh tawa, dan akrab layaknya teman lama. Hal ini wajar karena di lapangan kami adalah rekan kerja sehari-hari yang sering berpapasan di gang-gang pemukiman warga," tambah Deddy.

Baca Juga: Keren dan Mematikan, Filosofi Satuan TNI AD Ini Terinspirasi dari Predator Buaya!

Untuk diketahui, Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya secara rutin menggelar patroli gabungan untuk memberantas kejahatan jalanan (seperti begal) dan menjaga keamanan ibu kota.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono dalam beberapa kesempatan mengatakan keterlibatan TNI dalam menangani aksi begal adalah sah dan prosedural. Bantuan ini dilakukan melalui mekanisme perbantuan kepada Polri dalam koridor Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dan berlandaskan permintaan resmi kepolisian.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.