TNI Kerahkan Personel Jaga Titik Strategis Jelang Peringatan "May Day"

Jakarta, IDM – TNI akan mengerahkan personel guna menjaga peringatan "May Day" atau Hari Buruh pada 1 Mei 2026 mendatang.
Baca Juga: TNI AD Terjunkan 156 Prajurit, Bantu Evakuasi Korban Tabrakan KA di Bekasi Timur
Dilansir dari keterangan Penkodam Jaya, Selasa (28/4), Panglima Kodam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi yang mengikuti rapat persiapan di Polda Metro Jaya mengatakan ada beberapa kesiapan yang akan dilaksanakan yaitu penyiapan personel pengamanan di titik-titik strategis, pengaturan arus lalu lintas dan rekayasa jalan, kesiapan pelayanan kesehatan dan penanganan darurat, antisipasi potensi gangguan kamtibmas serta penyediaan jalur komunikasi dan koordinasi antarinstansi.
Dalam rapat tersebut juga ditekankan bahwa seluruh pihak harus mengedepankan pendekatan humanis dalam pengamanan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada para buruh/pekerja yang akan menyampaikan aspirasi secara damai.
Dengan adanya rapat lintas sektoral ini, diharapkan pelaksanaan peringatan May Day 2026 dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif, serta tetap menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Baca Juga: TNI Lumpuhkan Pentolan OPM Jeki Murib, Berikut Daftar Aksi Kekerasannya
Untuk diketahui, kegiatan rapat tersebut dihadiri oleh unsur TNI, Polri, Pemerintah Daerah, serta instansi terkait lainnya di wilayah Jakarta. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































