HANKAM

Kaskostrad Cek Kesiapan Operasi Satgas Yonif Raider 321 ke Papua

Kaskostrad Cek Kesiapan Operasi Satgas Yonif Raider 321 ke Papua
Dok : Pen Kostrad

Jakarta, IDM - Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kaskostrad) Mayjen TNI Muh Nur Rahmad melakukan kunjungan kerja ke markas Yonif Raider 321 Kostrad, Majalengka, Rabu (20/4). Kunjungan tersebut bertujuan untuk melaksanakan Pemeriksaan Kesiapan Operasi (Riksiapops) Satgas Yonif Raider 321 Kostrad ke wilayah Papua.

Rahmad mendapat gambaran perihal kesiapan operasi Satgas kewilayahan Papua dari Danyonif R 321 Kostrad, di Ruang Yudha Yonif R 321 Kostrad. Pemeriksaan tersebut untuk Gelar Perlengkapan Personel dan Materiil, serta pengarahan.

Selain itu, Rahmad mengimbau para prajurit untuk belajar dari pengalaman tugas pada tahun 2019 serta harus lebih waspada dalam bertempur dan jangan ragu dalam mengambil keputusan.

“Jangan ragu-ragu dalam mengambil keputusan dan menggunakan naluri tempur yang telah dimiliki dan jangan lupa berdoa guna kelancaran dan keselamatan selama menjalankan tugas operasi,” ujar Rahmad.

Rahmad berpesan kepada para prajurit yang berangkat tempur, agar selalu menjaga kesehatan dan Kembali ke keluarga dengan lengkap. Ia berharap bahwa mereka berangkat dengan kondisi yang sehat dan aman. (BFM)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.