Kasdam Kasuari: Apapun Alasannya, Tidak Boleh Jual Amunisi dan Senjata!

Jakarta, IDM - Kepala Staf Komando Daerah Militer (Kasdam) XVII/Kasuari Brigjen TNI Yusuf Ragainaga mengingatkan kepada seluruh pimpinan satuan agar selalu mengecek kembali penggunaan senjata serta amunisi dan jangan sampai terjadi kembali kasus anggota yang tertangkap menjual amunisi di wilayah Kodam XVIII/Kasuari, Kamis (9/6).
“Para Dansat agar lakukan pemeriksaan sampai dengan kepada satuan jajaran paling bawah yang menggunakan senjata. Ini penting karena penjualan amunisi tidak sebanding dengan apa yang kita jual dan konsekuensinya dipecat sehingga dapat merugikan diri sendiri, keluarga dan orang terdekat,” ucap Yusuf.
Tidak hanya itu, Yusuf juga mengatakan seluruh pimpinan dan komandan satuan agar bertanggujawab dan memastikan penggunaan senjata serta amunisi sesuai dengan prosedur, begitu pun dengan gudang senjata.
Yusuf juga menegaskan, yakinkan administrasi serta pengamanan penggunaan senjata dan amunisi supaya tidak ada kekeliruan, semua harus tercatat dan diawasi dengan benar.
Karena itu, Yusuf juga berpesan kepada seluruh anggota harus paham dan mengerti, apapun alasannya tidak boleh menjual amunisi ataupun menggunakan senjata dalam skala yang tidak penting atau yang tidak ada kaitannya dengan tugas.
“Kalau tak perlu sekali lebih baik tidak usah, risikonya berat,” tutup yusuf. (ADT)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































