Karbol AAU Praktik Teknik Radar di Satrad 215 Congot

Jakarta, IDM - Selama hampir satu minggu, Taruna Tingkat IV Program Studi Elektronika Pertahanan melaksanakan Praktik Teknik Radar di Satuan Radar 215 (Satrad) Congot Kulon Progo, Yogyakarta. Kegiatan ini bertujuan supaya Karbol lebih memahami sistem kerja Radar yang berhubungan tentang pengoperasian dan pemeliharaan peralatan Radar TNI AU.
Selain itu Karbol akan lebih terbuka wawasannya bahwa Satuan Radar yang dijadikan sebagai tempat praktik merupakan bagian dari unsur pertahanan udara guna menyelenggarakan Operasi Penegakan Hukum dan Pengamanan Wilayah Udara (Opsgakkumpamwilud) terlebih lagi, operasi ini dilaksanakan dalam rangka mewujudkan NKRI di wilayah udara melalui terciptanya sistem pertahanan udara nasional.
Kegiatan ini diselanggarakan untuk mendukung pemahaman materi ajaran pada aspek dasar pengetahuan akademik yang telah diberikan oleh dosen Prodi Elektronika Pertahanan selama proses belajar mengajar di AAU.
Dalam sambutannya, Gubernur AAU Marsda TNI Eko D. Indarto yang dibacakan Kadeplek AAU Kolonel Lek Edwin Wakak Megow, berharap, para Karbol yang melaksanakan praktik dapat memahami sistem kerja, pengoperasian dan pemeliharaan radar TNI AU.
Pengetahuan dan pengalaman ini sebagai bekal yang nantinya akan diterapkan disatuan guna menunjang tugas-tugas kedepan untuk kemajuan TNI Angkatan Udara setelah para Karbol dilantik dan menyandang pangkat Perwira, tegas Edwin. (gin)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































