Kapuspen TNI Kini Dijabat Laksamana Pertama Kisdiyanto

Jakarta, IDM - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa melantik Laksamana Pertama TNI Kisdiyanto sebagai Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI menggantikan Mayor Jenderal Prantara Santosa yang dipindahtugaskan sebagai Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman.
Berdasarkan keterangan resmi Puspen TNI, dikutip Rabu (14/9), pelantikan Kisdiyanto sebagai Kapuspen TNI dilakukan di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor 818/VIII/2022 pada 29 Agustus 2022.
Usai pelantikan yang dilanjutkan dengan acara lepas sambut pejabat Kapuspen TNI lama dan baru, Kisdiyanto memohon doa restu dan dukungan dari seluruh anggota Puspen TNI serta ibu-ibu Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI (IKKT) Cabang BS 15 untuk bekerja sama agar ke depannya Puspen TNI menjadi lebih baik.
Prantara pun menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa bangganya terhadap kinerja serta loyalitas yang tinggi dari seluruh anggota Puspen TNI dalam mendukung keberhasilan tugas pokok Puspen TNI. Selanjutnya, Kisdiyanto mengucapkan apresiasi atas kemajuan yang dicapai Puspen TNI selama berada di bawah kepemimpinan Prantara itu.
Kisdiyanto adalah alumni Akademi Angkatan Laut (AAL) 1990. Menurut dia, jabatan di Puspen TNI bukanlah hal yang baru, sebelumnya ia menjabat Wakil Kapuspen TNI.
Selama berdinas di TNI, Kisdiyanto telah mendapat kepercayaan untuk menjabat di berbagai jabatan strategis. Di antaranya, Komandan KRI Fatahillah-361/Satkor Koaramatim, Komandan KRI Tjiptadi-381/Satkor Koarmatim, Komandan KRI Abdul Halim Perdanakusuma-355/Satkor Koarmatim, Aspers Makoarma Koarmabar, dan Dankolat Koaramatim dan Danguskamla Koarmada II. (at)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































