Kapendam: Hoaks, TNI Tak Pernah Tangkap WNA di Enarotali Paniai

Jakarta, IDM - Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Candra Kurniawan memastikan TNI tak pernah menangkap Warga Negara Asing (WNA) di Enarotali Paniai. Ia menyebut berita yang beredar di media sosial terkait adanya penangkapan seorang WNA yang berprofesi sebagai fotografer pada hari Senin (11/3) lalu adalah hoaks atau tidak benar.
Baca Juga: Prada Muhammad Shabilla Alhaqim, Anak Kuli Bangunan yang Jadi Prajurit TNI AD
"Tidak benar TNI menangkap seorang Warga Negara Asing (WNA) di Enarotali Paniai, bahkan juga tidak benar sampai dibawa ke Markas TNI. Sedangkan faktanya diamankan oleh Kepolisan untuk diperiksa terkait surat/Visanya demi keamanan yang bersangkutan," kata Kapendam XVII/Cenderawasih dalam rilisnya, Jumat (15/3).
Kapendam menyayangkan orang yang menyebar berita hoaks tersebut di media. Dia menduga sengaja disebar untuk memecah belah, memojokkan dan menjatuhkan nama baik TNI yang selama ini sedang melaksanakan tugas untuk melindungi masyarakat.
Baca Juga: Latma Carat 2024: TNI AL Bersama US Navy-USMC Akan Gelar Operasi Pertahanan Pantai
"Yang sejatinya WNA tersebut diamankan oleh aparat keamanan dari pihak Polsek Enarotali yang kemudian dibawa ke Polres Paniai untuk dilakukan pengecekan kelengkapan surat/Visa sebagaimana ketentuan dan aturan yang berlaku. TNI Polri akan melindungi seluruh masyarakat, termasuk Warga Negara Asing yang berada di Papua," kata Kapendam. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































