HANKAM

Kapal Perang TNI AL dan Amerika Latihan Gabungan Antikapal Selam hingga Serangan Udara

USS Curtis Wilbur (DDG 54).
USS Curtis Wilbur (DDG 54). (Foto: Dok. seaforces.org)

Jakarta, IDM - Tiga kapal perang TNI AL beserta satu destroyer milik Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) berkolaborasi dalam latihan fase laut (sea phase) 'Cooperation Afloat Readiness and Training' Carat 2025 di Laut Jawa, Minggu (29/6).

KRI I Gusti Ngurah Rai-332, KRI Frans Kaisispo-368, dan KRI Sampari-628 bersama USS Curtis Wilbur (DDG 54) serta pesawat maritim P-8 Poseidon dari US Navy, berlatih sejumlah materi tempur, seperti antikapal selam (casex A-4) dan antiserangan udara dengan penembakan cepat (aarofex).

"Mereka melaksanakan berbagai serial latihan lainnya, seperti komunikasi isyarat visual menggunakan cahaya (flashex); tembakan permukaan (gunex); pengambilan foto dari udara (photoex); dan sailing pass untuk interopabilitas dan kesiapan tempur kedua angkatan laut," kata Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Koarmada II Kolonel Laut (P) Antonius Februar Prima Hadi dalam keterangannya, Senin (30/6).

Baca Juga: Fregat Siluman Singapura RSS Supreme Datang ke Surabaya, Ini Tujuannya

Adapun total 940 prajurit dari TNI AL dan US Navy terlibat dalam latihan bilateral tahunan ini. Rincian masing-masing prajurit ialah 700 prajurit dari TNI AL yang meliputi Komando Pasukan Katak (Kopaska); Korps Marinir, Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal); Pangkalan TNI AL (Lanal) jajaran Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) V; dan tenaga medis dari RSPAL dr. Ramelan.

Sedangkan US Navy tercatat membawa 240 prajuritnya, termasuk dari Korps Marinir Amerika Serikat (USMC).

Sebelum menggelar latihan tempur dalam fase laut Carat 2025, TNI AL dan US Navy melakukan sejumlah kegiatan dalam fase pangkalan (harbour phase) yang mencakup materi perencanaan terkoordinasi dan pertukaran keahlian antar-personel angkatan laut kedua negara.

Baca Juga: Momen KSAD Kenang Prajurit yang Gugur Saat Bertugas di Papua

Kemudian, TNI AL dan US Navy juga terlibat dalam kegiatan bakti sosial, seperti pemberian layanan kesehatan untuk masyarakat hingga pembangunan fasilitas di suatu sekolah negeri di wilayah Situbondo, Jawa Timur.

Adapun Carat merupakan latihan bilateral tahunan antara TNI AL dengan US Navy dan Marinir Amerika Serikat (USMC). Latihan bersama ini menjadi bagian dari kerja sama militer antara Indonesia dan Amerika Serikat, khususnya di bidang kemaritiman. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.