HANKAM

Kapal Perang TNI AL dan AL India Hancurkan Musuh di Laut Natuna

KRI Sultan Iskandar Muda-367 dan INS Kavaratti P-31
KRI Sultan Iskandar Muda-367 dan INS Kavaratti P-31 melaksanakan penembakan meriam dengan sasaran Killer Tomato. (Foto: Dok. Dispen Koarmada II)

Jakarta, IDM - Kapal perang TNI AL dan Angkatan Laut India, yakni KRI Sultan Iskandar Muda-367 dan INS Kavaratti P-31 berhasil menghancurkan musuh di Perairan Natuna, Kamis (18/5).

Kedua kapal perang angkatan laut tersebut melaksanakan  penembakan meriam 76 dan 20 mm dengan sasaran Killer Tomato, dalam latihan bersama Samudra Shakti-23.

Komandan KRI Sultan Iskandar Muda-367 Letkol Laut (P) Nurulloh Zemy Prasetyo, menyampaikan tujuan latihan adalah untuk menguji kesiapan sistem senjata yang dimiliki oleh kapal dan melatih profesionalitas seluruh personel.

Baca Juga: Atlet TNI AD Berhasil Sumbang 21 Medali di SEA Games 2023, Ini Daftar Lengkapnya

KRI Sultan Iskandar Muda-367 dan INS Kavaratti P-31
(Foto: Dok. Dispen Koarmada II)

"Radius tembakan sejauh 4-2 mil laut menggunakan meriam 76 mm. Sedangkan pada jarak 2 mil laut 1000 yard menggunakan meriam 20 mm," ungkapnya dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Jumat (19/5).

Selain melaksanakan penembakan utama, KRI Sultan Iskandar Muda-367 dan INS Kavaratti P-31 juga melaksanakan coba seluruh senjata ringan dengan jarak 1000-500 yard.

KRI Sultan Iskandar Muda-367 dan INS Kavaratti P-31
(Foto: Dok. Dispen Koarmada II)

"Latihan diakhiri dengan drill torpedo agar personel KRI siap melaksanakan penanggulangan ancaman bahaya di bawah permukaan laut," tandasnya.

Baca Juga: Warga Serahkan 6 Senpi dan Amunisi ke Pos Perbatasan Satgas Yonarmed 19/105 Trk Bogani

Sebelumnya, latihan bersama tersebut berlangsung pada 15-19 Mei dengan melaksanakan harbour phase di Batam dan sea phase di Perairan Kepulauan Riau.

TNI AL mengerahkan satu heli Panther dan pesawat patroli Maritim TNI AL. Sedangkan, Angkatan Laut India menugaskan INS Kavaratti P-31 dengan kemampuan anti-kapal selam yang memiliki persenjataan meriam utama OTO Melara 76 mm, meriam AK-630M, RBU-6000 dan peluncur torpedo. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.