Selasa, 28 Mei 2024

Warga Serahkan 6 Senpi dan Amunisi ke Pos Perbatasan Satgas Yonarmed 19/105 Trk Bogani

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonarmed 19/105 Trk Bogani menerima 3 pucuk senjata api rakitan laras panjang secara sukarela oleh masyarakat desa binaan.

Penyerahan senjata api tersebut berlangsung di tiga tempat berbeda, penyerahan pertama (11/5/2023) bertempat di Desa Baru, Kec. Batang Lupar, Kab. Kapuas Hulu, Prov. Kalimantan Barat telah dilakukan penyerahan 1 pucuk senjata rakitan laras panjang oleh DH (42) kepada Tim Kesehatan Pos Keladan.

Baca Juga: Aksi Pasukan Spartan Denhanud 477 Kopasgat Amankan Pulau Natuna dari Gangguan Musuh

Selanjutnya (12/05/2023) penyerahan secara sukarela 1 (Satu) pucuk senjata api rakitan laras panjang jenis Penabur (Lantak ) kal. 12 mm dari warga Dsn. Sei Beruang, Ds. Sei Tekam SF (38) kepada Komandan SSK IV Pos Sei Beruang Kapten Arm Joni, pada hari yang sama penyerahan secara sukarela sebanyak 4 (empat) pucuk senjata api rakitan laras panjang jenis Penabur (Lantak) dan 2 buah amunisi jenis penabur dari warga atas nama MK (30), SI (62) dan DT (31) diserahkan kepada Pasi Ter Satgas Lettu Arm Maxy Pasombo di Pos Gabma Nanga Badau, Desa Janting, Kec. Badau, Kab. Kapuas Hulu yang disaksikan ketua adat Desa Janting.

Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan
(Foto: Dok. Dispenad)

Dansatgas Pamtas Yonarmed 19/105 Trk Bogani, Letkol Arm Edi Yulian Budiargo, S.Sos., M.Han. dalam keterangan tertulisnya di Makotis Badau, Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu (17/5/2023) mengatakan, penyerahan senjata api rakitan dan amunisi tersebut merupakan salah satu bentuk keberhasilan personel satgas dalam membangun hubungan yang baik dengan masyarakatdi wilayah binaan pos masing-masing.

Baca Juga: Hadiri ANZAC Day, Prabowo Jalin Hubungan Pertahanan dengan Australia-Selandia Baru

“Hingga menjelang purna tugas, Pos-pos satgas Pamtas Yonarmed 19/105 Trk Bogani masih menerima peneyrahan senjata api rakitan dari masyarakat, hal tersebut sebagai bukti keberhasilan personel Satgas dalam membina masyarakat di desa binaannya tentang bahayanya pengguna senjata rakitan,” ujar Dansatgas.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa senjata api rakitan tersebut disimpan dengan tujuan untuk digunakan berburu binatang di hutan, dan warga tersebut pun belum memahami dan menyadari tentang bahaya penggunaan dan kepemilikan senjata.

Baca Juga: Atlet TNI AD Berhasil Sumbang 21 Medali di SEA Games 2023, Ini Daftar Lengkapnya

“Dengan adanya kegiatan sosialisasi melalui kegiatan komsos oleh anggota satgas, perlahan masyarakat memahami dan mengerti akan bahayanya menyimpan barang tersebut, saya juga mengapresiasi kepada masyarakat yang sudah sadar dan mau menyerahkan senjata api miliknya kepada personel Satgas, ” pungkas Dansatgas.

Selama kegiatan penyerahan senjata api rakitan laras panjang jenis Penabur (Lantak) berjalan dengan aman dan lancar. Untuk senjata api rakitan dan amunisi yang diserahkan tersebut saat ini sudah diamankan di gudang senjata Pos masing-masing. (rr)

BERITA TERBARU

INFRAME

Menhan Prabowo Serahkan Bantuan Bencana Alam di Sumatera Barat

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberikan bantuan untuk korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (16/5).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER