KAL Mansalar I-2-04 Lanal Sibolga Bantu Pencarian 4 ABK KM. Mikhel

Sibolga, IDM - Unsur laut Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Sibolga Kal Mansalar I-2-04 memperkuat SAR gabungan pencarian dan penyelamatan 4 orang dari 5 ABK KM. Mikhel yang dinyatakan hilang kontak di perairan bagian utara Pulau Mursala, Sibolga. Minggu (04/04/2021)
Memasuki hari keempat pencarian, Tim SAR Gabungan masih melaksanakan pencarian ABK KM. Mikhel yang belum diketemukan, adapun ABK yang masih dicari atas nama Edison Nainggolan (52) warga Angin Nauli, Simatupang (40) warga Muara Bolak Sorkam, Ginting (41) serta Panggabean (38) Warga Pondok Batu.
Dari lima ABK KM. Mikhel, baru satu orang ditemukan, Tele Sihotang (39) diselamatkan oleh kapal Bagan perahu KM. Cahaya Ketapang 6 saat berlayar di perairan Pulau Situngkus dalam kondisi mengapung mengunakan batang pohon pinang dan selanjutnya dievakuasi Tim SAR Gabungan ke Dermaga TPI Sibolga untuk mendapatkan perawatan dan diserahkan kepada keluarganya.
Pengerahan KAL Mansalar I-2-04 dalam memperkuat Operasi SAR gabungan KM. Mikhel merupakan tindak lanjut dari arahan pimpinan TNI AL melalui Pangkoarmada I, Laksda TNI Abdul Rasyid K, S.E., M.M. agar memanfaatkan potensi yang dimiliki baik personel maupun material untuk membantu masyarakat yang mendapatkan musibah. (rgp/wan)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































