Kadispsiad Pimpin Delegasi Dispsiad pada Ajang IMTA-IMLA ke-63

Jakarta, IDM - Dinas Psikologi TNI Angkatan Darat (Dispsiad) mengirimkan delegasi untuk turut serta dalam kegiatan IMTA (International Military Testing Association) - IMLA (International Military Leadership Association) ke-63. Pada tahun ini, Dispsiad mengirimkan empat orang delegasi termasuk Kepala Dinas Psikologi Angkatan Darat (Kadispsiad) Brigjen TNI Heny Setyono sebagai pimpinan.
Baca Juga: Libatkan 9 Satuan, Kodam XII/Tpr Gelar Simulasi Penanganan Konflik Sosial di Papua
Kegiatan yang diawali dengan general assembly meeting ini kemudian dilanjutkan dengan paparan delegasi Dispsiad yang berjudul ‘Relationship Between Individualism, Collectivism and Cultural Based Decision Making on Garuda Contingent’.
IMTA-IMLA yang berlangsung mulai 9-13 Oktober 2023 di Amersfoort, Belanda, dinilai dapat menjadi sarana bagi Dispsiad untuk membuka dan menjalin hubungan kerja sama dengan negara lain dalam rangka mengembangkan program dan metode yang tepat dalam pengukuran dan penilaian psikologi.
Baca Juga: HUT ke-76, KSAU Ungkap Rasa Bangga atas Dedikasi dan Pengorbanan Kopasgat untuk NKRI
IMTA merupakan organisasi internasional yang bergerak dalam bidang pengembangan ilmu psikologi dengan setting militer. Dispsiad telah aktif menjadi anggota IMTA sejak tahun 2007 dan turut berpartisipasi hingga sekarang. (nhn)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































