Jelang WWF Bali, Puskes TNI Cek Persiapan Alat Kesehatan KRI Radjiman

Jakarta, IDM - Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) TNI Mayjen Yenny Purnama meninjau KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 di Bali, Kamis (16/5). Kapal bantu rumah sakit milik TNI AL ini tergabung dalam satgas pengamanan laut untuk World Water Forum (WWF) ke-10.
Pada kesempatan tersebut, Dadi turut didampingi oleh Komandan Gugus Tempur Keamanan Laut (Danguskamla) Koarmada II Laksamana Pertama Teguh Prasetya, selaku Wakil Komandan Satgas Pengamanan Laut WWF ke-10 yang mewakili Pangkoarmada II Laksamana Muda Ariantyo Condrowibowo.
Rombongan Puskes TNI melakukan pemeriksaan ruang dan peratalatan kesehatan di dalam KRI Radjiman Wedyodiningrat untuk memastikan semua peralatan dan anggota kesehatan siap, apabila sewaktu-waktu dibutuhkan penanganan medis dalam kegiatan WWF ke-10.
Baca Juga: TNI Gelar Simulasi Penerapan Hukum dalam Operasi Militer Selain Perang
Dadi menyampaikan sebagian besar dari Pulau Bali adalah lautan, ia mengharapkan satgas unsur pengamanan laut lebih memperketat dan memperkuat pengamanan agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan.
"Untuk itu kesiapan alat kesehatan dan para tenaga medis harus disiapkan dengan matang sehingga bila terjadi hal-hal yang memerlukan evakuasi medis dapat segera ditangani dengan cepat," ujar Dadi, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Jumat (17/5).

Adapun pada pengaman laut WWF ke-10 ini, Koarmada II mengerahkan tujuh kapal perang yang terdiri dari KRI RE Martadinata-331, KRI Ahmad Yani-351, KRI Sultan Hasanuddin-366, KRI Layang-635, KRI Tongkol-813, KRI Marlin-877, KRI Soeharso-990, dan KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992.
Selain pengerahan kapal perang, juga terdapat dua helikopter, perahu karet taktis atau searider, dan landing craft vehicle personnel atau sekoci pendarat amfibi.
Baca Juga: Kostrad Kirim 10 Truk Bantuan dan 3 ATV untuk Korban Banjir Bandang di Luwu
TNI menyiapkan 12.000 lebih prajurit dari tiga matra untuk pengamanan WWF ke-10. Para prajurit yang dikerahkan itu terbagi atas Satgas Pengamanan VVIP, Satgas Pengamanan Wilayah, Satgas Evakuasi, Satgas Medis, Satgas Laut (Satgasla), dan Satgas Udara (Satgasud).
WWF merupakan pertemuan skala dunia yang diselenggarakan setiap tiga tahun sekali dengan fokus utama ketahanan dan tata kelola air yang berkelanjutan. Forum itu melibatkan pemerintah berbagai negara, lembaga internasional, pemimpin politik, akademisi, pengusaha, dan organisasi masyarakat sipil.
Pada WWF ke-10 di Bali tahun ini bakal melibatkan perwakilan dari 172 negara dan terdiri atas 166 pertemuan yang terdiri dari berbagai tingkatan. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































