Jelang Operasional, Dankodiklatau Tinjau Kesiapan Hanggar dan Fasilitas Skadik 103/PTTA

Jakarta, IDM - Komandan Kodiklatau (Dankodiklatau) Marsdya TNI Tedi Rizalihadi meninjau kesiapan hanggar dan fasilitas yang terdapat di Skadik 103/PTTA, Lanud Wiriadinata, Tasikmalaya beberapa waktu lalu.
Peninjauan tersebut dilakukan jelang pengaktifan kembali Skadik 103/PTTA. Rencananya, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo akan meresmikan operasional Skadik ini dalam waktu dekat.
Baca Juga: Tiga Delegasi TNI AL Ikuti Simposium Internasional Kedokteran Gigi di Jerman
Pembangunan Skadik 103 di Lanud Wiriadinata merupakan instruksi KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo. Nantinya, Skadik ini akan menjadi lembaga pendidikan bagi Perwira Sekolah Penerbang Pesawat Terbang Tanpa Awak (PTTA) TNI AU.
Sebelumnya, saat melakukan peninjau pada Maret 2023, Dankodiklatau mengungkap alasan mengapa TNI AU memutuskan untuk mengaktifkan kembali Skadik 103/PTTA.
Baca Juga: 30 Pama TNI AL Jalani Kursus Manajemen Penyelamatan Kapal dan Nubika
“Skadik 103 ini kita aktifkan kembali. Skadik 103/PTTA yang semula dititipkan di Skadron Udara 51 Lanud Supadio Pontianak dinilai kurang ideal untuk pelaksanaan pendidikan, terlebih terbentur dengan kegiatan operasi penerbangan Lanud Supadio itu sendiri," ungkap Tedi dikutip dari laman TNI AU, Sabtu (5/8).
TNI AU kemudian menilai jika Lanud Wiriadinata memiliki overlay wilayah yang sangat strategis, training area yang aman, panjang runway yang ideal, traffic penerbangan yang jarang, fasilitas yang lengkap dan iklim yang bersahabat. Faktor-faktor tersebut dinilai sangat ideal untuk menunjang pelaksanaan operasi pendidikan maupun latihan penerbangan. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































