HANKAM

Jelang HUT TNI AU Ke-76, KSAU Pimpin Ziarah di Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Kalibata

Jelang HUT TNI AU Ke-76, KSAU Pimpin Ziarah di Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Kalibata
(Dok Dispenal)

Jakarta, IDM - Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, memimpin ziarah rombongan di Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (8/4/2022).

Kegiatan ini dilakukan, untuk mendoakan arwah dan menghormati jasa para pahlawan,

Ziarah diawali dengan penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur, peletakan karangan bunga dan diakhiri tabur bunga bersama di pusara para pahlawan, khususnya pusara para pejuang dan pahlawan TNI AU.

Ziarah dalam rangka peringatan HUT TNI AU ke 76, diikuti para prajurit TNI AU jajaran Kotama yang terdiri dari Perwira Tinggi (Pati), Perwira Menengah (Pamen), Perwira Pertama (Pama), Bintara, Tamtama, dan PNS TNI AU serta PIA Ardhya Garini.

Turut hadir, Waketum dan Pengurus Pusat PIA Ardhya Garini, Pangkoopsudnas, Irjenau, para Asisten Kasau, Koorsahli Kasau, para Kepala Dinas, serta para pejabat TNI AU. (gin)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.