Jelang Hadirnya Rafale, TNI AU Pindahkan Operasional Hawk 109/209 ke Skadron Udara 1 Lanud Supadio

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) secara resmi telah memindahkan operasional pesawat tempur Hawk 109/209 dari Skadron Udara 12 Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru menuju Skadron Udara 1 Lanud Supadio, Pontianak.
Hal tersebut ditandai dengan upacara tradisi pelepasan pesawat Hawk 109/209 yang dipimpin langsung oleh Panglima Komando Operasi Angkatan Udara (Pangkoopsau) Marsda TNI Djoko Hadipurwanto di apron base ops Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Rabu (7/1).
Baca Juga: Bakamla Bangun 35 NMSS dan 4 Puskodal, Target Selesai pada 2027
Pangkopsau menegaskan bahwa Hawk 109/209 telah menjadi bagian penting dari perjalanan tugas Skadron Udara 12, baik dalam menjaga kesiapsiagaan pertahanan udara maupun pembinaan kemampuan tempur penerbang.

“Jejak pengabdiannya di Bumi Lancang Kuning akan selalu menjadi catatan sejarah satuan. Di balik setiap jam terbang pesawat tersebut tersimpan dedikasi, loyalitas, serta profesionalisme para penerbang, teknisi, dan seluruh personel pendukung yang senantiasa menjaga keselamatan terbang dan kerja,” ungkap Marsda TNI Djoko dikutip dari unggahan Instagram @lanud_roesmin_nurjadin.
Ia kemudian berharap agar pemindahan operasional pesawat ini dapat meningkatkan kesiapan operasional Skadron Udara 1 dalam mengawal wilayah udara nasional, khususnya di kawasan Bumi Khatulistiwa, Pulau Kalimantan.
Baca Juga: Letjen TNI Mohamad Naudi Nurdika Terima Penghargaan dari Presiden Prabowo, Ini Jasanya
Sementara itu, Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris mengungkap bahwa momentum pelepasan pesawat ini menjadi momen penuh makna bagi keluarga besar Lanud Roesmin Nurjadin.
“Ke depan, Skadron Udara 12 akan diperkuat dengan kehadiran pesawat tempur Rafale yang direncanakan tiba pada akhir Januari 2026, sebagai bagian dari modernisasi alutsista untuk semakin meningkatkan daya tangkal dan kesiapsiagaan TNI Angkatan Udara,” ujar Marsma TNI Abdul Haris. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































