Jelang Akhir Tahun, Satgas Habema Laksanakan Komunikasi Sosial

Jakarta, IDM - Untuk menjaga bumi Papua tetap kondusif, TNI terus membangun komunikasi sosial (komsos) dengan warga di wilayah penugasan. Salah satunya dilakukan oleh Satgas Yonif 323 Kostrad.
Prajurit pasukan elit tersebut melaksanakan komsos di sela tugas operasi wilayah pengamanan perbatasan Indonesia-Papua Nugini. Sebagai bagian dari Koops Habema, pasukan Buaya Putih berdiskusi dengan warga setempat untuk meningkatkan rasa aman dan membangun ikatan emosional yang kuat.
Dalam rilis yang diterima pada Selasa (24/12), Dansatgas Yonif 323 Kostrad, Letkol Inf Tri Wiratno menyampaikan program komsos adalah bentuk perhatian Satgas kepada kebutuhan dasar masyarakat.
Baca Juga: Ikuti Latker FCSMBC, Sepuluh Bintara TNI AU Pelajari Sistem Kontrol Penerbangan Pesawat Boeing 737
“Para prajurit TNI memanfaatkan patroli pengamanan wilayah melalui interaksi dan komunikasi dengan warga Kampung Wuloni saat tim patroli melintasi wilayah tersebut,” ujarnya.
Dalam kegiatan komunikasi sosial tersebut, warga juga memberikan informasi terkait perkembangan situasi keamanan di wilayah mereka.
Saat ini, menurut warga, kondisi Kampung Wiloni yang terletak di wilayah Kabupaten Puncak, Papua Tengah relatif aman dan kondusif.
Baca Juga: Kadispenad Sebut TNI AD Tempatkan Personel di Lokasi Strategis Selama Nataru
Sementara itu, Panglima Habema Brigjen TNI Lucky Avianto menilai upaya komsos yang dilakukan oleh prajurit Satgas di daerah tugas dapat mempercepat pembangunan di wilayah Papua.
Hal ini senada dengan Inpres RI Nomor 9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Papua merupakan landasan hukum pelaksanaan tugas TNI di wilayah Papua.
Dalam Inpres tersebut, tiga tugas yang harus dilaksanakan TNI meliputi dukungan pengamanan, mendukung Pemerintah Daerah dalam penyediaan pelayanan dasar, serta komunikasi sosial yang inklusif. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































