Jamin Keamanan Alur Pelayaran, Tim F1QR Lanal Palembang Lumpuhkan Pembajak Kapal

Jakarta, IDM - TNI AL menjamin keamanan alur pelayaran, salah satunya dilaksanakan oleh tim Fleet One Quick Respond (F1QR) Pangkalan TNI AL (Lanal) Palembang yang membebaskan 11 awak KM Agung Bahari 8.
Dikutip dari keterangan Dispenal, Senin (29/5), kapal bermuatan bahan bakar berjenis solar 200 GT itu sebelumnya dilaporkan dibajak di sekitar perairan Sungai Musi Palembang, Kamis (25/5).
Pembebasan sandera tersebut adalah rangkaian latihan Visit, Board, Search and Seizure (VBSS) yang rutin dilaksanakan Lanal Palembang, untuk meningkatkan naluri tempur prajurit serta kesiapan alutsista dalam menanggulangi ancaman di Sungai Musi dan Perairan Batanghari.
Baca Juga: Kisah Serma Riadi, Babinsa yang Ditangisi Anak-anak Saat Pindah Tugas
Pada latihan tersebut, disimulasikan pada pukul 09.00 WIB KM Agung Bahari 8 di perairan Sungai Musi berhasil dikuasai para perompak dan pembajak dengan menggunakan sebuah speed boat. Tak hanya itu, para perompak juga menyandera awak kapal.
Masyarakat sekitar yang melihat sinyal tanda bahaya oleh awak kapal, kemudian melapor ke Pos Pengamat (Posmat) TNI AL terdekat, yaitu Posmat 1 Ilir Palembang. Posmat melaporkan kejadian tersebut hingga kepada Danlanal Palembang Kolonel Laut (P) Sandy Kurniawan.
Selanjutnya, Sandy segera membentuk dan menggerakkan tim F1QR Lanal Palembang untuk mengatasi kejadian tersebut.
Baca Juga: KRI Spica-934 Temukan 30 Fitur Bawah Laut di Flores
Setelah mendapat data intelijen mengenai jumlah perompak, persenjataan yang digunakan adalah senjata api dan senjata tajam, posisi sandera dan data teknis kapal, Sandy beserta tim segera menyusun strategi penyelamatan sandera dengan risiko terkecil.
Sesuai strategi yang disusun, tim segera merapat dilambung kanan kapal untuk langsung melakukan penyergapan. Dengan penuh perhitungan, tim menyergap kelompok perompak dengan cepat. Berkat kecepatan tim, akhirnya para perompak berhasil dilumpuhkan dan sandera dapat diselamatkan tanpa korban jiwa dari tim F1QR maupun sandera. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































