HANKAM

Jaga Militansi dan Asah Insting, Prajurit Kosek I Ikuti Latihan Menembak

latihan menembak
Prajurit Kosek I melakukan latihan menembak dengan senjata laras panjang pada jarak tembak 100 meter. (Foto: Dok. Instagram @penkosek1)

Jakarta, IDM - Komando Sektor (Kosek) I menggelar latihan menembak Triwulan I Tahun 2023 di lapangan tembak Lanud Soewondo pada 28 Maret hingga 30 Maret 2023.

Latihan ini digelar sebagai upaya untuk mengasah keterampilan menembak dan menjaga militansi prajurit Kosek I. Komandan Kosek I Marsekal Pertama TNI Muhammad Nurdin dalam sambutannya mengungkapkan, keterampilan menembak merupakan suatu keahlian yang harus dimiliki oleh setiap prajurit.

Baca Juga: Prajurit Brigif PR 17 Kostrad Gelar Terjun Statik di Karawang

Layaknya pisau, keahlian itu harus selalu diasah melalui latihan yang digelar secara berkesinambungan dan terjadwal. Dengan demikian, nantinya para prajurit dapat menjaga naluri tempur mereka dalam menggunakan senjata. Selain itu, latihan rutin ini juga diharapkan dapat menjadi bekal dan mendukung prajurit dalam pelaksanaan tugasnya.

latihan menembak
Prajurit Kosek I saat melakukan latihan menembak dengan senjata laras pendek pada jarak tembak 20 meter. (Foto: Dok. Instagram @penkosek1)

“Insting menembak itu seperti pisau, yang bila tidak diasah akan tumpul dan berkarat, oleh sebab itu dengan latihan ini diharapkan kemampuan prajurit senantiasa terasah guna mendukung tugas yang diberikan oleh komando atas dengan selalu mengedepankan faktor keamanan dan keselamatan,” tambahnya.

Dikutip dari laman TNI AU, Jumat (31/3), latihan menembak kali ini terdiri dari latihan menembak menggunakan senjata laras panjang dengan jarak tembak sejauh 100 meter dan latihan menembak senjata laras pendek (pistol) dengan jarak tembak 20 meter.

Baca Juga: Apel Kesiapan HUT ke-77 TNI AU, Dandenmatra 2 Kopasgat: Berangkat Tugas dengan Kehormatan, Pulang dengan Kebanggaan

Dalam pelaksanaannya, masing-masing prajurit Kosek I berkesempatan menembak sebanyak 30 butir peluru dengan menggunakan senjata laras panjang. Sementara itu, saat menembak dengan senjata laras pendek (pistol), mereka hanya diberi kesempatan menembak dengan 10 butir peluru.

Selanjutnya, para peserta juga mendapat kesempatan untuk latihan kering atau mencoba senjata tanpa peluru/letusan, setelahnya mereka dapat melakukan percobaan menembak dengan menggunakan 3 butir peluru sebagai perkenaan. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.