HANKAM

Danjen Kopassus Pimpin Sertijab Kabekang Kopassus

Danjen Kopassus Pimpin Sertijab Kabekang Kopassus
(Dok Penkopassus)

Jakarta, IDM - Komandan Jenderal Kopassus Mayjen TNI Iwan Setiawan memimpin serah terima jabatan Kepala Perbekalan dan Angkutan (Kabekang) Kopassus di gedung Halilintar Sat 81 Kopassus, Jakarta, Selasa (24/5).

Dalam serah terima jabatan ini, Letkol Cba Wahyu yang sebelumnya menjabat Waaslog Kasdam XVI/Ptm kini mendapat amanah sebagai Kabekang yang baru. Sedangkan pendahulunya, Letkol Cba Arnoldus Gradus Tuwaidan menduduki jabatan barunya sebagai Kabag Adaalsintorsik Matbekang Disadaa.

Sedangkan perwira yang dilepas selain Letkol Cba Arnoldus yakni Mayor Czi Roma Dhona Windianto akan menduduki jabatan sebagai Wadan Yonzipur 3/YW Kodam III/Slw.

(Dok Penkopassus)

Usai sertijab dilaksanakan empat penerimaan perwira yaitu :

1.Letkol inf Viliala Romadhon menduduki jabatan Wadan Grup 1 Kopassus

  1. Mayor Inf Yayan Sopian menduduki jabatan Kasubdep di Pusdiklatpassus
  2. Mayor Czi Hendrik Dwi Jayanto menduduki jabatan Kazeni Grup 2 Kopassus
  3. Kapten Cba Arbrito Rishandi Pribadi menduduki jabatan Kasibek Bekang Kopassus. (nhn)
PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.