HANKAM

Isi Pembahasan Menhan dengan Petinggi TNI-Purnawirawan: Akses Pesawat Militer AS hingga Selat Hormuz

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dalam pertemuan dengan para purnawirawan. (Foto: Dok. Kemhan RI)

Jakarta, IDM – Kementerian Pertahanan RI menggelar pertemuan dengan petinggi TNI dan para purnawirawan TNI untuk membahas strategi pertahanan dan dinamika lingkungan strategis.

Pertemuan digelar di kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta Pusat, Jumat (24/4), dalam rangka memperkuat komunikasi antara generasi aktif dan para senior yang telah memberikan kontribusi besar bagi pertahanan negara.

“Forum ini menjadi ruang untuk menyampaikan perkembangan terkini terkait arah kebijakan pertahanan nasional, termasuk strategi pengembangan kekuatan TNI ke depan,” kata Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan RI Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait setelah pertemuan.

Rico menyebutkan, Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin beserta jajaran mendengarkan berbagai masukan dan pandangan konstruktif dari para purnawirawan terhadap dinamika lingkungan strategis yang terus berkembang.

Selain itu, juga dibahas berbagai program penguatan postur TNI, baik dari sisi organisasi, modernisasi, maupun pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai bagian upaya membangun kekuatan pertahanan.

Baca Juga: Menhan Sjafrie Kumpulkan Petinggi TNI dan Para Purnawirawan, Bahas Konstitusi-Strategi Pertahanan

Overflight AS hingga Hormuz

Rico mengatakan, pertemuan tersebut juga membahas akses lintas pesawat militer Amerika Serikat di wilayah udara Indonesia atau overflight clearance yang diusulkan Departemen Perang AS ke Kemhan RI.

Diketahui, Menhan Sjafrie baru saja bertemu Menteri Perang AS Pete Hegseth di di Pentagon, Washington D.C., AS, Senin (13/4) waktu setempat.

“Hal tersebut (overflight clearance) diupdate oleh Bapak Menhan Sjafrie terkait dengan
kegiatan yang beliau lakukan, khususnya yang terakhir adalah (pertemuan) bersama dengan Secretary of War AS Pete Hegseth beberapa waktu yang lalu. Itu disampaikan secara langsung kepada para purnawirawan,” kata Rico.

Karo Infohan Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait
Karo Infohan Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait setelah pertemuan (IDM/Nirmala Maulana)

Pertemuan dengan para purnawirawan juga membahas kondisi terbaru pasukan perdamaian. Diketahui, tiga prajurit TNI gugur dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) pada insiden 29-30 Maret di Lebanon Selatan.

Para purnawirawan juga menyampaikan pandangannya terkait kondisi Selat Hormuz di tengah konflik AS dan Iran.

Baca Juga: 137 Prajurit TNI AD Dilantik Pangkat Sersan Dua

“Masukan-masukan dari para senior supaya evaluasi ke depannya bagaimana, termasuk dengan perkembangan yang ada saat ini di Lebanon Selatan, maupun perkembangan geopolitik yang ada di Selat Hormuz. Itu menjadi bahan-bahan masukan dari para purnawirawan,” ujar Rico.

Dalam kesempatan itu, Panglima TNI juga menyampaikan rencana pembangunan Batalion Infanteri Teritorial Pembangunan atau Yonif TP kepada para purnawirawan.

Rico menyampaikan, sebagian besar purnawirawan merespons positif terkait rencana pembangunan pertahanan ke depan.

“Akhirnya para purnawirawan ikut mengetahui perkembangannya setelah mereka sudah tidak berada di jajaran TNI maupun Kementerian Pertahanan. Itu merupakan hal-hal yang positif yang terjadi,” kata Rico.

Dalam sambutan awal, Menhan Sjafrie juga menekankan dua hal fundamental, yakni soal konstitusi dan kepentingan nasional.

Baca Juga: TNI AD Gelar Karya Bakti Skala Besar, Kirim Prajurit ke Daerah

“Strategi pertahanan negara ini juga tidak lepas daripada prinsip tata kelola negara, yaitu berkaitan dengan konstitusi dan berkaitan dengan kepentingan nasional,” tutur Menhan RI.

Daftar petinggi TNI dan purnawirawan

Para petinggi TNI yang hadir di antaranya Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Kepala Staf TNI AD (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak, Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, Kepala Staf Umum (Kasum) Letjen Richard Tampubolon hingga para asisten Panglima TNI.

Sementara itu, sejumlah purnawirawan yang hadir seperti Jenderal (Purn) Wiranto, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, Jenderal (Purn) Andika Perkasa, Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman, Jenderal (Purn) Agum Gumelar, Jenderal (Purn) Djamari Chaniago.

Kemudian, Laksamana (Purn) Agus Suhartono, Laksamana (Purn) Yudo Margono, Laksamana (Purn) Marsetio, Marsekal (Purn) Djoko Suyanto hingga Marsekal (Purn) Imam Sufaat. (nma)

Berikut daftar lengkap purnawirawan yang hadir:

TNI AD

  1. Jenderal TNI (Purn) Wiranto
  2. ⁠Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo
  3. ⁠Jenderal TNI (Purn) Andika Muhammad Perkasa
  4. ⁠Jenderal TNI (Purn) Agustadi Sasongko
  5. ⁠Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman
  6. ⁠Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar
  7. ⁠Letjen TNI (Purn) Kiki Syahnakri
  8. ⁠Letjen TNI (Purn) Valentinus Suhartono Suratman
  9. ⁠Letjen TNI (Purn) Djamari Chaniago
  10. ⁠Letjen TNI (Purn) Fadillah
  11. Letjen TNI (Purn) Bambang Darmono

TNI AL

  1. Laksamana TNI (Purn) Agus Suhartono
  2. ⁠Laksamana TNI (Purn) Yudo Margono
  3. ⁠Laksamana TNI (Purn) Siwi Sukma Adji
  4. ⁠Laksamana TNI (Purn) Marsetio
  5. ⁠Laksamana TNI (Purn) Ade Supandi
  6. ⁠Letjen TNI (Purn) Mar. Muhammad Alfan Baharudin

TNI AU

  1. Marsekal TNI (Purn) Djoko Suyanto
  2. ⁠Marsekal TNI (Purn) Imam Sufaat
  3. ⁠Marsekal TNI (Purn) Ida Bagus Putu Dunia
  4. ⁠Marsekal TNI (Purn) Agus Supriatna
  5. ⁠Marsdya TNI (Purn) Imran Baidirus
  6. ⁠Marsdya TNI (Purn) Hadiyan Sumintaatmadja
PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.