Menhan Sjafrie Kumpulkan Petinggi TNI dan Para Purnawirawan, Bahas Konstitusi-Strategi Pertahanan

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengumpulkan para petinggi TNI dan para purnawirawan TNI di kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta Pusat, Jumat (24/4).
Para petinggi TNI yang hadir di antaranya Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Kepala Staf TNI AD (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak, Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, Kepala Staf Umum (Kasum) Letjen Richard Tampubolon hingga para asisten Panglima TNI.
Sementara itu, sejumlah purnawirawan yang hadir seperti Jenderal (Purn) Wiranto, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, Jenderal (Purn) Andika Perkasa, Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman, Jenderal (Purn) Agum Gumelar, Jenderal (Purn) Djamari Chaniago.
Kemudian, Laksamana (Purn) Agus Suhartono, Laksamana (Purn) Yudo Margono, Laksamana (Purn) Marsetio, Marsekal (Purn) Djoko Suyanto hingga Marsekal (Purn) Imam Sufaat.
Baca Juga: PT PAL Buka Peluang Kerja Sama dengan Industri Maritim Malaysia
Kepada para undangan, Sjafrie menyampaikan pembangunan kekuatan pertahanan negara, khususnya pembangunan TNI, selama kepemimpinan di bawah Presiden Prabowo Subianto.
Selama ini, kata Sjafrie, jajaran Kemhan dan TNI mengakui tidak banyak memberikan berbagai macam informasi kepada publik.
“Dikarenakan bahwa pembangunan kekuatan pertahanan negara ini memang sedikit memerlukan atensi-atensi yang berkaitan dengan publikasi. Oleh karena itu, hari ini kami ingin untuk bersilaturahmi dengan para sesepuh, para senior, dan para purnawirawan TNI,” kata Sjafrie.
Dalam pertemuan itu, Sjafrie menyampaikan terkait dinamika lingkungan strategis dan pertahanan secara umum.
Baca Juga: 23 Prajurit TNI AU Dibekali Keterampilan dan Pengetahuan Dasar Kecabangan Pasukan
Setelahnya, Panglima TNI menjelaskan esensi-esensi yang perlu diketahui para sesepuh dan para senior purnawirawan TNI.
Sjafrie juga menekankan dua hal fundamental. Pertama adalah soal konstitusi.

“Jadi untuk diketahui oleh para sesepuh, para senior, bahwa amanat yang kita pijakkan ini tidak lepas daripada amanat konstitusi. Konstitusi itu yang berkaitan dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar tahun 1945,” kata Sjafrie.
Hal kedua berkaitan dengan kepentingan nasional. Sjafrie mengatakan bahwa jajarannya melanjutkan prinsip tata kelola turunan dari para sesepuh dan senior purnawirawan TNI.
Baca Juga: 137 Prajurit TNI AD Dilantik Pangkat Sersan Dua
“Yang baru adalah strategi pertahanan negara. Strategi pertahanan negara ini juga tidak lepas daripada prinsip tata kelola negara, yaitu berkaitan dengan konstitusi dan berkaitan dengan kepentingan nasional,” tutur Menhan RI.
Setelah itu, pertemuan berlangsung tertutup.
Dalam kesempatan tersebut, Sjafrie turut didampingi Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto dan para pejabat teras Kemhan RI. (nma)
Berikut daftar purnawirawan yang hadir:
TNI AD
- Jenderal TNI (Purn) Wiranto
- Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo
- Jenderal TNI (Purn) Andika Muhammad Perkasa
- Jenderal TNI (Purn) Agustadi Sasongko
- Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman
- Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar
- Letjen TNI (Purn) Kiki Syahnakri
- Letjen TNI (Purn) Valentinus Suhartono Suratman
- Letjen TNI (Purn) Djamari Chaniago
- Letjen TNI (Purn) Fadillah
- Letjen TNI (Purn) Bambang Darmono
TNI AL
- Laksamana TNI (Purn) Agus Suhartono
- Laksamana TNI (Purn) Yudo Margono
- Laksamana TNI (Purn) Siwi Sukma Adji
- Laksamana TNI (Purn) Marsetio
- Laksamana TNI (Purn) Ade Supandi
- Letjen TNI (Purn) Mar. Muhammad Alfan Baharudin
TNI AU
- Marsekal TNI (Purn) Djoko Suyanto
- Marsekal TNI (Purn) Imam Sufaat
- Marsekal TNI (Purn) Ida Bagus Putu Dunia
- Marsekal TNI (Purn) Agus Supriatna
- Marsdya TNI (Purn) Imran Baidirus
- Marsdya TNI (Purn) Hadiyan Sumintaatmadja
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































