Instruksi Presiden, TNI Siapkan Pesawat Kirim Bantuan untuk Palestina

Jakarta, IDM - Menindaklanjuti instruksi Presiden Joko Widodo agar segera mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina, Mabes TNI menyiapkan rencana mobilisasi dukungan logistik untuk dikirim menggunakan pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara.
Hal ini pun sesuai dengan pertemuan Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) M. Herindra dan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Pahala Nugraha Mansury, Rabu (1/11).
Pertemuan kedua Wamen diantaranya membahas tentang kesiapan pengiriman dan penyerahan bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Indonesia untuk masyarakat Palestina.
Baca Juga: Ini Alasan KSAD Ingin Ubah Doktrin TNI AD
Kepala Pusat Penerangan TNI Laksda Julius Widjojono saat menghadiri acara Gerakan Nasional Ketahanan Pangan Tahun 2023 di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu, (1/11/2023) mengatakan dua Pesawat yang akan digunakan untuk pengiriman bantuan ini yaitu Hercules C-130 A-1327 dan A-1328 miilik TNI AU dari Skadron Udara 31 dan 32.
“Selain dua unit Pesawat Hercules TNI AU, dilibatkan juga satu unit pesawat charter (Boeing 737 Garuda) oleh Mabes Polri sehingga total dukungan pesawat untuk mengangkut logistik Bantuan Kemanusiaan ke Palestina berjumlah tiga unit pesawat,” katanya.
Lebih lanjut Kapuspen TNI menyampaikan bahwa saat ini sedang dilaksanakan proses pengajuan nota diplomatik visa oleh Kemenlu RI terkait over flight clearence, landing permit, ground handling, dan lain-lain. Kementerian Pertahanan dalam hal ini juga membantu dalam beberapa pembiayaan proses pengiriman bantuan ini.
Baca Juga: TNI Gelar Gerakan Nasional Ketahanan Pangan di 385 Lokasi se-Indonesia
Bantuan Kemanusiaan ini rencananya akan diterbangkan menuju Mesir yang kemudian akan diteruskan ke rakyat Palestina. Pengiriman bantuan ini rencananya akan dilepas oleh Presiden Joko Widodo pada Sabtu, 4 November 2023 pukul 08.30 WIB, bertempat di Base Ops Lanud Halim PK dan diperkirakan tiba di Mesir tanggal 6 November 2023.
Adapun rute penerbangan dalam misi kemanusiaan ini yakni Halim (Jkt) - Aceh - Yangon (Myanmar) - New Delhi (India) - Abu Dhabi (UEA) - Jeddah (Arab Saudi) - El Arish (Mesir). Kolaborasi antar instansi yang solid menjadikan proses pengiriman bantuan sampai dengan saat ini berjalan lancar. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































